Edisi 10-08-2018
Bocah Gua Diberi Kewarganegaraan Thailand


BANGKOK – Badan pengungsi Perserikatan Bangsa- Bangsa (UNHCR) menyambut ke putusan pemerintah Thailand memberi kewarganegaraan kepada tiga bocah dan pelatih sepak bola mereka.

Keempatnya bagian dari 13 orang yang diselamatkan dari gua yang banjir bulan lalu. Se ba - nyak 12 anak dan pelatih tim sepak bola Babi Hutan, Eka pol Chanthawong, sempat ter je - bak selama 17 hari di Gua Tham Luang, utara Provinsi Chiang Rai. Proses penyelamatan yang dramatis itu berakhir pada 10 Juli. Satu orang penyelam te - was selama proses pe nye la - matan tersebut. Setelah 12 anak dan pe la - tihnya itu keluar dari gua, mun - cul fakta bahwa ada beberapa anak yang tidak memiliki ke - warganegaraan. Seseorang yang tak memiliki ke war ga - negaraan biasanya dibatasi hak dan peluangnya. Tiba bocah dan Ekapol saat itu dianggap tak memiliki kewarganegaraan, meski mereka lahir di Thailand. Keempatnya pun mendapat kewar ga ne ga - ra an pada Rabu (8/8).

“Dengan memberi ke warganegaraan kepada anak-anak dan pelatih mereka, Thailand memberi mereka peluang un - tuk mimpi masa depan lebih ce - rah dan mencapai potensi pe - nuh mereka,” kata Carol Ba t che - lor, Penasihat Khusus UNHCR untuk Mereka yang Tanpa Ke - warganegaraan. Batchelor menjelaskan, se - bagian besar orang yang tak me miliki kewarganegaraan Thai land itu tinggal di daerah terpencil di perbatasan se hing - ga aksesnya sangat terbatas un tuk mendapat informasi atau cara mengajukan kewar - ga negaraan. Keempat anak itu pun di be ri kartu identitas nasional Thailand.

“Mereka memiliki se mua syarat. Semua anak yang lahir di Thailand harus memiliki ser ti - fikat kelahiran Thailand untuk dapat mengajukan ke warganegaraan Thai land,” kata Somsak Kanakam, kepala kantor distrik Mae Sai di Chiang Rai. Somsak menambahkan, per mintaan kewarganegaraan untuk sekitar 20 orang lainnya yang sebagian besar anak-anak juga telah disetujui. Insiden di gua itu pun membuka mata publik bahwa banyak warga dari Kamboja, Laos, dan Myanmar yang tinggal di Thailand.

Mereka ditolak sejumlah hak dan peluangnya karena mereka bukan warga negara Thailand. Lebih dari 486.000 orang terdata sebagai tanpa ke war - ganegaraan di Thailand. Dari jumlah tersebut, sebanyak 146.269 orang berusia kurang dari 18 tahun.

Syarifudin


Berita Lainnya...