Edisi 10-08-2018
PLN Gelontorkan Rp8,4 Triliun


JAKARTA– P T PLN (Persero) me ngucurkan dana sebesar Rp8,4 triliun untuk mempersiapkan kehandalan pasokan listrik Asian Games 2018.

Rinciannya untuk membangun pembangkit dan transmisi di Palembang dan Jawa Barat sebesar Rp5,7 triliun, sedangkan di DKI Jakarta dan Banten dikucurkan anggaran sebesar Rp2,7 triliun. ”Untuk menyiapkan segala bentuk peralatan yang nanti tidak digunakan lagi seperti kabel dan sebagainya sebesar Rp534 miliar,” ujar Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Barat PLN, Haryanto WS di sela upacara pengerahan Personel Pengamanan Listrik Asian Games di Tugu Monas, Jakarta, kemarin.

Dia memastikan dari sisi kebutuhan kapasitas pasokan listrik untuk Asian Games dijamin aman. Pihaknya merinci kebutuhan pasokan listrik Asian Games sebesar 3.400 megawatt (MW), sedangkan cadangan kapasitas listrik di Jawa Bali mencapai 10.000 MW dengan beban puncak 25.000 MW. ”Jadi, tidak perlu khawatir, seluruh venue sudah kami amankan secara berlapis. Selain itu, kami juga tetap menjaga pasokan listrik perkantoran, industri, dan lainnya. Intinya, pasokan listrik Jakarta tetap dijaga tidak ada pemadaman,” ungkapnya.

Menurut Haryanto, untuk menjaga pasokan listrik Asian Games, PLN menyiagakan 35.000 personel di DKI Jakarta dan Banten. ”Personel disiapkan untuk mengamankan 37 venue dan Wisma Atlet. Harapannya dengan pengamanan ini dapat menjamin keandalan pasokan listrik saat Asian Games berjalan,” katanya. Dia menjamin tidak ada pemadaman selama perhelatan Asian Games berjalan. Dari sisi pasokan listrik, PLN telah mengecek seluruh peralatan secara maksimal. ”Persiapan sudah dilakukan dengan baik mulai dari persiapan infrastruktur pembangkit, transmisi, sampai gardu induk sehingga kehandalan pasokan terjamin,” katanya. Pada kesempatan sama,

Kepala Divisi Operasi PLN Regional Jawa Bagian Barat Bima Putrajaya menambahkan, persiapan infrastruktur juga dilakukan dari sisi transmisi hingga gardu induk. Khusus kesiapan pagelaran Asian Games di Ja - karta, kata dia, PLN telah memasang 21 genset listrik dengan kapasitas 32,1 megavolt ampere (MVA) dan 41 UPS dengan kapasitas 7,1 MVA. ”Kami juga menyiapkan backup unit dan additional power di masing-masing venue serta melakukan penambahan daya dengan memasang 39buah powerbankberkapasitas 21,6 MVA,” ujar dia.

Sementara itu, General Manajer PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) Muhamad Ikhsan merinci, untuk setiap venue Asian Games juga telah disiap kan lima unit motor listrik untuk dipakai operasional Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (INASGOC) dan keper luanoperasionalAsianGames. Adapun secara keseluruhan PLN Disjaya telah menyiapkan 50 unit motor listrik. ”Ini merupakan dukungan kami kepada teman-teman INASGOC. Motor listrik bisa dipakai oleh teman-teman INASGOC untuk keperluan operasional di sana,” katanya.

Nanang wijayanto