Edisi 10-08-2018
Harga Properti Diprediksi Naik


JAKARTA- Bank Indonesia (BI) memperkirakan secara tahunan kenaikan harga properti residensial pada kuartal III/2018 sedikit meningkat dari kuartal sebelumnya.

Indeks harga properti residensial diperkirakan naik sebesar 3,31% (yoy) pada kuartal III/2018, lebih tinggi dibandingkan 3,26% (yoy) pada kuartal sebelumnya. Direktur Departemen Statistik BI Gantiah Wuryandani mengatakan, berdasarkan tipe bangunan, kenaikan harga rumah diperkirakan terjadi pada rumah tipe kecil dari 4,77% (yoy) menjadi 4,94% (yoy) dan rumah tipe besar dari 1,65% (yoy) menjadi 1,77% (yoy). Sementara itu, kenaikan harga rumah tipe menengah diperkirakan meningkat dari 3,40% (yoy) menjadi 3,26% (yoy). ”Berdasarkan wilayah, kenaikan harga rumah terjadi di hampir semua kota, tertinggi di Kota Surabaya (5,41%, yoy),” kata Gantiah di Jakarta kemarin.

Sementara secara kuartalan, kenaikan harga properti residensial pada kuartal III/2018 diperkirakan masih melambat. Hal ini terindikasi dari kenaikan indeks harga properti residensial kuartal III/2018 sebesar 0,55% (qtq), lebih rendah dibandingkan 0,76% (qtq) pada kuartal sebelumnya. Menurut Gantiah, melambatnya kenaikan harga terjadi pada rumah tipe kecil dari 1,35% (qtq) pada kuar - tal sebelumnya menjadi 0,78% (qtq) dan rumah tipe menengah dari 0,68% (qtq) menjadi 0,45% (qtq). Sementara kenaikan harga rumah tipe besar menguat dari 0,27% menjadi 0,41% (qtq).

Kunthi fahmar sandy

Berita Lainnya...