Edisi 10-08-2018
7 Film Fox untuk Disimak hingga Akhir Tahun


20th Century Fox masih punya sedikitnya tujuh film lagi untuk ditayangkan di jaringan bioskop di Indonesia hingga akhir tahun ini.

Mulai biopik vokalis Queen Freddie Mercury, aksi perampokan oleh para janda, hingga film milik James Cameron, Alita: Battle Angel. Mana yang paling menarik? Tujuh film yang akan tayang tersebut adalah film biopik Freddie Mercury Bohemian Rhapsody, aksi thriller perampokanWidows , aksi fiksi il - miah sekaligus instalmen keempat The Predator, thriller misteri Bad Times at the El Royale, drama rasial The Hate U Give, thriller fiksi ilmiah The Darkest Minds, dan laga ber latar masa depan Alita: Battle Angel .

Dalam sneak preview yang diadakan pekan lalu di Djakarta Theater XXI, 20th Century Fox Indonesia sempat menunjukkan kepada sejumlah wartawan cuplikan panjang dari enam film yang dimaksud. Awak media diperlihatkan 15 menit cuplikan Bohemian Rhapsody dan10 menit cuplikan The Predator, Bad Times at the El Royale, danThe Hate U Give . Sementara Alita dan The Darkest Mind diberi bocoran lebih panjang, hingga 20 menit. Adapun Widows hanya diberi kisi-kisi berupa trailer .

Dari ketujuh cuplikan film yang diputar, Bohemian Rhapsody , Bad Times at the El Royale , dan Alita menjadi film yang tampak unggul dari sisi penggarapan visual, bobot cerita, dan nilai spektakuler. Bohemian Rhapsody menjanjikan cerita yang utuh tentang kompleksitas karakter Freddie Mercury, sambil mempersem - bahkan film ini sebagai tribute dan pengakuan betapa dahsyat dan legendarisnya lagu-lagu Queen. Perihal kompleksitas Freddie, dalam trailer sesungguhnya sudah diberi petunjuk tentang orientasi seksualnya yang kontroversial. Nah , dalam cuplikan 20 menit, ditunjukkan bahwa film ini memang akan menunjukkan secara eksplisit orientasi seksual sang vokalis legendaris.

Tentang hal ini, nantinya penonton akan melihat sebuah scene yang dramatis; indah, emosional, sekaligus membuat patah hati, antara Freddie dan istrinya, Mary. Selain petunjuk tentang bobot drama yang kental, cuplikan juga dengan jelas menunjukkan bahwa penon - ton akan dimanjakan dengan lagu-lagu hit band tersebut, seperti We Will Rock You, Somebody to Love, Love of My Life , dan tentu saja Bohemian Rhapsody . Penggemar Queen dijamin akan gatal untuk ikut bernyanyi, menggoyangkan kaki mengikuti ritmis lagu, atau sekadar menggumamkan senandung lagu band asal Inggris ini. Proses penciptaan lagu dan suasana megah konser juga akan turut menghiasi film. Singkatnya, menilai dari cuplikan 20 menit yang disajikan, Bohemian Rhapsody tampak sangat menjanjikan.

Film berikutnya yang juga sudah ditunggu adalah Alita: Battle Angel. James Cameron, orang di balik kesuksesan Ti - tanic dan Avatar, menjadi produser dan penulis film yang diadaptasi dari manga ini. Seperti film-filmnya yang lain, Cameron akan kembali meng - gunakan teknologi terkini dalam Alita . Dalam hal ini, tek - nologi performance capture seperti yang dilakukan di Avatar dan seri Planet of the Apes akan dibawa jauh lebih tinggi. Ini bisa dilihat paling jelas di sosok Alita. Matanya yang cokelat besar dengan tubuh robotnya tampak sangat alami.

Pertempuran antara Alita dengan musuh-musuhnya juga menakjubkan dan kadang dibuat dengan gerakan lambat (slow motion ) membuat detailnya semakin terlihat dan mengundang decak kagum. Sudah dipastikan, Alita akan menjadi standar baru dalam penerapan teknologi dalam film blockbuster . Selain itu, film yang disutradarai Robert Rodriquez (El Mariachi, Desperado, Once Upon a Time in Mexico, From Dusk till Dawn, Sin City ), sobat kental Quentin Tarantino, ini juga tampaknya akan mengeksplorasi kompleksitas sosok Alita, robot manusia remaja yang amnesia dan berusaha mencari jati dirinya setelah diselamatkan Dr Ido (Christoph Waltz).

Hubungan - nya dengan pria manusia Hugo juga akan menambahkan sisi romansa dalam film fantasi ini. Bad Times at the El Royale menjadi film selanjutnya yang paling menarik. Dalam trailer, film ini terkesan sebagai film laga dengan visual stylish berisi karakter-karakter nyentrik layaknya di film-film Guy Ritchie atau Quentin Tarantino. Namun, dalam cuplikan lebih panjangnya, El Royale ternyata menawarkan misteri yang lebih ganjil dan membuat penasaran. Misalnya, hotel tempat para karakter bertemu nyatanya bukan hotel biasa. Hotel ini rupanya memiliki satu tempat superrahasia yang akan membuat penonton ternganga. Inilah cikal bakal keanehan bermula. Yang juga menarik, setelah melihat trailer dan cuplikan panjangnya, semakin tidak jelas yang mana karakter pro - tagonis dan antagonisnya. Semua karakter serba abu-abu dan misterius.

Para karakter ini akan dimainkan para pelakon kelas atas, mulai Chris Hems - worth, Dakota Johnson, Jeff Bridges, Cynthia Erivo, Jon Hamm, Cailee Spaeny, Lewis Pullman, hingga Nick Offerman. Mereka memainkan karakter antara lain seorang pendeta, seorang penculik, seorang agen rahasia, dan seorang pencandu narkoba. Selain tiga film tersebut, The Hate U Give dan Widows yang tampaknya lebih low pro - file bisa memberi kejutan. Yang pertama dibintangi bintang muda yang sedang naik daun, Amandla Stenberg (juga jadi karakter utama dalam The Darkest Mind ) dan diadap tasi dari novel laris Angie Thomas. Film ini menekankan pada cerita drama yang emosional dan mengharu biru.

Sementara Widows yang diadaptasi dari serial televisi di Inggris pada 1980-an tampaknya menjadi versi terbaru dari Ocean’s 8 dengan bumbu cerita korupsi dan ketimpangan kelas. Sementara itu, The Predator dan The Darkest Mind masingmasing memiliki segmen yang lebih terbatas. The Predator akan menarik para mania film superlaga fiksi ilmiah, semen - tara The Darkest Mind yang diangkat dari novel laris akan menarik para penggemar film waralaba sejenis Maze Runner, Divergent , dan Hunger Games . Dengan beragam genre dan ce - rita, penggemar film tinggal me milih, film apa yang paling sesuai selera.

Herita endriana