Edisi 12-09-2018
Gara-gara Kacang Mete di Pesawat, Presiden Sri Lanka Marah


COLOMBO –Masalah besar justru kadang dipicu dari hal-hal yang sepele. Di Sri Lanka, maskapai nasional negara tersebut, Sri Lankan Airlines, saat ini tengah terlibat masalah serius dengan Presiden Maithripala Siri sena.

Bukan persoalan keuangan perusahaan atau perilaku direksinya yang lazim terjadi, ketegangan justru gara-gara beberapa butir kacang mete. Saat menumpang Sri Lankan Airlines untuk pulang dari perjalanan dinas dari Kathmandu, Nepal menuju Colombo, pekan lalu, Presiden Siri sena mendapat jamuan kacang mete. Mendapat camilan ringan di pesawat, tidak lantas membuat Presiden Sirisena senang. Dia justru marah besar saat mencicipi beberapa kacang mete yang disajikan pramugari Sri Lankan Airlines. Sirisena mengaku kacang mete yang dia makan rasanya sangat aneh dan tidak layak konsumsi. Bahkan, Sirisena menyatakan ka cang itu pun ti dak layak jika diberikan pada anjing.

Akibat kemarahan sang presiden, maskapai yang terlilit utang USD1 miliar itu hingga ke marin belum ber komentar atau bisa jadi sengaja tidak berani mengeluarkan pernyataan. Sri Lankan Airlines memang terlilit ber bagai tuduhan korupsi dalam beberapa tahun terakhir. Saat ini ada in ves tigasi yang dilakukan pada maskapai itu oleh komisi khusus pe nye lidikan kepresidenan terkait ber - bagai skan dal korupsi. Meski demikian, konflik terbaru gara-gara kacang itu belum juga terungkap lebih jelas. Saat berbicara di depan para petani di Sri Lanka bagian selatan, Senin (10/9), Sirisena me ng akui ada produk-produk yang tidak la yak diberikannya selama pener ba - ng an dari Kathmandu ke Colom bo pekan lalu.

“Saat saya kem bali dari Nepal, mereka menyajikan beberapa kacang mete di pe sawat, yang jangankan manusia, bahkan anjing-anjing tak dapat memakan, siapa yang menyetujui semua itu?” kata dia di depan ke lom pok petani. Dia pun heran karena kacang mete dengan kualitas jelek bisa disajikan di pesawat. Dia memin ta pihak yang bertanggung jawab atas masalah ini bisa men - jelaskan secara gamblang. “Siapa yang menyetujui kacang mete? Siapa yang bertanggung jawab untuk ini?” ujar dia lebih lanjut, dikutip BBC . Ketegangan yang dipicu aki - bat camilan kacang di pesa wat ti - dak ha nya dialami Presiden Si ri sena.

Empat tahun silam, seorang eksekutif Ko rean Air Heather Cho memaksa pe sa wat putar balik ke gerbang se te lah seorang pramugari ber upa ya membe rinya sekantong ka cang macada mia dalam bung kus yang masih tertutup, bu kan nya di atas piring. Heather Cho merupakan putri pemimpin Korean Air Cho Yang-ho yang kemudian di vo nis melanggar peraturan ke amanan pesawat. Heather Co pun ditahan beberapa bulan pen jara sebelum dibebaskan un tuk menjalani penundaan hu kuman dalam proses ban ding. Sejumlah selebritas juga pernah terlibat masalah saat ber ada di dalam pesawat atau di bandara. Supermodel Kate Moss menjadi salah satunya. Dia diamankan kepolisian dari pe nerbangan EasyJet setelah laporan bahwa dia mengganggu di pe sawat.

Moss ditahan setiba di Bandara Luton dari Bodrum, Turki. Namun, laporan gangguan itu belum seberapa diban dingkan selebritas lainnya. Gerard De pardiu membuat masalah dalam penerbangan dari Paris ke Dublin. Saat tanda sabuk pe ngaman menyala, aktor itu di paksa tetap di kursinya oleh kru kabin meski berteriak, “Saya perlu kencing, saya perlu ken cing.” Dia pun kencing di botol plas tik kosong dan air ken cingnya sedikit tercecer di lantai pesa wat. Depardiu kemudian minta maaf atas kejadian itu. Pesawat itu pun dikandangkan agar karpetnya dapat diber sih kan. Penyanyi Skotlandia Susan Boyle pada 2010 dilaporkan kehilangan ketenangan saat di Bandara Heathrow, menunggu pener bangan ke Chicago.

“Boyle me rebut sapu dari petugas ke ber - sihan dan mulai meng ang gap nya mikrofon, bernyanyi, menari, dan berteriak. Dia pun mulai mem bersihkan sepatu orang dengan sapu,” papar la poran The Sun. Juru Bicara Bri tish Airways me nyebutkan bah wa seorang konsumen di lounge British Airways diperiksa atas perilakunya. Adapun mantan istri per tama Presiden AS Donald Trump, Ivana Trump pernah di ke luarkan dari penerbangan ko mersial ke Florida pada 2009. Iva na jengkel dengan kursi first class tempatnya. Seorang penumpang menyatakan Ivana mulai jengkel dengan anak yang ada di pe nerbangan dan mulai berteriak, “Saya ingin kembali pulang ke rumah.”

Dia juga ma rah pada seorang bayi. Penyanyi Justin Bieber pernah dianggap bertindak seperti bayi saat penerbangan pada 2011. Bieber dimarahi seorang pramugari Qantas setelah dia dan pengawalnya berjalan di pesawat ke kelas ekonomi untuk berbincang dengan rombongan penyanyi saat pesawat masih bergerak di Bandara Sydney.

Syarifudin