Edisi 12-09-2018
KRI Rencong Tenggelam


JAKARTA –KRI Rencong-622 milik TNI Angkatan Laut terbakar dan karam kemarin pagi. Peristiwa nahas itu terjadi saat kapal melakukan Operasi BKO Gugus Keamanan Laut (Gus kamla) III di per airan Sorong, atau sekitar 20 mil dari Dermaga Komando Armada III.

Beruntung 38 penum pang nya, termasuk koman dan KRI, selamat. Menurut Kepala Dinas Pene rangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama Gig Jonias Mozes Sipasulta, musibah itu terjadi saat KRI bergerak dari laut menuju dermaga umum So rong untuk melaksanakan be kal ulang air tawar di Pela buhan Sorong. “Sekitar pukul 07.00 WIT kapal melaksanakan pemanasan gas turbin (GT) yang dimulai dengan start APU GT. GT sempat hidup kemudian mati. Saat diperiksa pada kontrol GT tidak ada kelainan indikator. Akan tetapi, pada saat dicek ke ruang GT, tiba-tiba muncul api,” ujar Gig Jonias dalam siaran persnya kemarin.

Merespons kondisi tersebut prajurit KRI, termasuk tim PEK KRI Rencong-622, langsung berusa ha memadamkan api. Namun, api tetap membesar. Komandan KRI kemudian mengarahkan kapal ke daratan terdekat dan lego jangkar dekat Pulau Yefdoif di perairan So rong. Nahasnya, kobaran api yang sema kin besar menye bab kan listrik kapal mati total. Bah kan, jilat an api terus merambat mende kati gudang amunisi kapal. Kondisi kapal tidak dapat ter selamatkan lagi. KRI Rencong-622 akhirnya tenggelam pada posisi lego jangkar dekat Pu lau Yefdoif di Perairan Sorong. Beruntung, seluruh ABK beserta peralatan penting lain da pat diselamatkan dan dievakuasi ke Pangkalan Armada III Sorong.

“Dalam waktu dekat TNI AL akan membentuk tim in vestigasi untuk mencari pe - nyebab utama terjadinya kebakar an. Diharapkan, hasil in vestigasi itu dapat dijadikan bahan evaluasi guna mengantisipasi kejadian se ru pa pada masa yang akan da tang,” ujar Kadispenal. KRI Rencong-622 merupakan Kapal Cepat Rudal (KCR) yang dibuat di Galangan Kapal Tacoma SY, Masan, Korea Selatan, pada 1979. Kapal itu didesain sebagai kapal berkecepatan tinggi dengan badan kapal terbuat dari aluminium. Berdasarkan informasi dari Kepala Kantor SAR Sorong Emy Freezer, KRI Rencong-622 yang mengalami kebakaran per ta ma kali oleh anggota Lanta mal XIV Sorong Mayor Djoko pada pukul 08.00 WIT.

Dia ke mudian meminta bantuan ka pal yang dileng kapi water can non untuk mem bantu mema dam kan api di KRI Rencong. Mendapat informasi itu, sejumlah kapal datang dan mencoba memadamkan api yang membakar KRI Rencong. Ada Ka pal SAR Baladewa, KAL Wayag Lantamal XIV, tugboat pertamina, speedboat tipe C Dit po - lair, Kapal Pelikan Mabes Polri, dan KNP 361 KPLP. Namun, upa ya pemadaman api tidak ber hasil, sehingga KRI Rencong akhirnya tenggelam pada pukul 12.35 WIT. Peristiwa ini juga terekam dalam video amatir yang diambil warga sekitar Pulau Senapan.

Sucipto/sindonews