Edisi 12-09-2018
Insiden Pesawat Hilang yang Diselimuti Misteri


Meski teknologi dunia penerbangan terus berkembang, kecelakaan pesawat masih sering terjadi. Namun anehnya, dari sekian insiden kecelakaan pesawat ada banyak yang masih menyisakan misteri.

Berikut sejumlah insiden kecelakaan pesawat terbang yang hingga kini masih diselimuti teka-teki.

MALAYSIA AIRLINES MH370
Kasus hilangnya Malaysia Airlines MH370 telah membingungkan para peneliti dan ilmuwan di seluruh dunia. Pesawat yang membawa 239 penumpang itu tiba-tiba menghilang tanpa jejak pada 8 Maret 2014. Nasib pesawat masih belum terpecahkan hingga sekarang meski upaya pencarian telah menghabiskan miliaran USD dengan melibatkan 15 negara. Meski pada 29 Juli 2015 ditemukan puing-puing di Pulau Reunion yang diduga bagian pesawat MH370, namun hingga kini misteri masih menyelimuti keberadaan MH370.

VARIG BOEING 707-323C BRAZILIAN AIRLINES
Sebuah pesawat kargo milik Varig Brazilian Airlines hilang pada Januari 1979 hanya 30 menit setelah lepas landas dari bandara internasional Narita di Tokyo, Jepang. Yang lebih membuat penasaran, ternyata dalam penerbangan itu ada 153 lukisan dengan nilai lebih dari USD1,2 juta dimana nilainya saat ini ditaksir sekitar Rp56 miliar. Hingga sekarang, pesawat terbang, para awak, dan lukisan-lukisan itu tidak pernah ditemukan

AIR FRANCE PENERBANGAN 447
Pada 2009, penerbangan Air France dari Rio de Janeiro ke Paris terhempas ke Samudera Atlantik sehingga menewaskan 228 penumpang dan awak pesawat. Setelah pencarian hari pertama, ditemukan sebuah puing dan beberapa bagian pesawat terbang, termasuk kotak hitamnya.Namun demikian, tubuh 74 penumpang tidak pernah ditemukan. Bahkan perlu waktu 3 tahun untuk menyimpulkan bahwa kecelakaan disebabkan oleh kombinasi penumpukan es, kegagalan mekanis dan kesalahan pilot.

PESAWAT B47 (1956)
Pesawat yang mengangkut 2 bom nuklir ini hilang secara misterius di laut Mediterania pada tahun 1956. Hingga kini tidak ada yang mengetahui penyebab hilangnya pesawat bernilai jutaan USD tersebut. Hilangnya pesawat tersebut secara otomatis menghilangkan pula 3 awak pesawat dan 2 buah bom nuklir yang berada di dalamnya. Dalam sejarah, pemerintah Amerika Serikat telah kehilangan 11 nuklir, dan menyebutnya sebagai “Broken Arrow”.

BOEING 727-223
Boeing 727-223 milik maskapai Amerika Serikat menghilang secara misterius tanpa jejak pada 25 Mei 2003. Kasus hilangnya pesawat ini mendorong FBI dan CIA untuk melakukan pencarian. Pesawat ini diduga telah dicuri dari Bandara Quatro de Fevereiro, Angola. Pada hari kejadian, dua orang diyakini masuk ke dalam pesawat. Salah satunya adalah pilot Amerika dan lainnya adalah insinyur penerbangan Ben Charles Padilla. Tiba-tiba pesawat mulai bergerak ke landasan tanpa izin dan lepas landas menuju Samudera Atlantik. Saluran komunikasi, transponder dan lampu dimatikan ketika pesawat terbang. Setelah insiden itu, kedua pria maupun pesawat itu tidak pernah terlihat.

TIGER LINE PENERBANGAN 739
PesawatLockheed Constellationyang memuat 96 penumpang dan 11 kru pesawat dikabarkan hilang secara misterius pada 1962. Pencarian pesawat ini disebut-sebut menjadi pencarian pesawat terbesar sepanjang sejarah di Samudera Pasifik, tetapi sama sekali tidak berbuah manis. Spekulasi pun mulai menyeruak, ada sumber yang menyebutkan bahwa pesawat ini dibajak hingga disabotase. Tapi semua spekulasi itu dibantah karena tidak memiliki dasar yang kuat.

EGYPTAIR 990
EgyptAir 990 melakukan penerbangan dari Bandara Internasional Los Angeles menuju Kairo, Mesir. Penerbangan itu tidak pernah mencapai tujuannya. Penerbangan yang membawa 217 orang termasuk awak pesawat itu jatuh ke Samudera Atlantik 60 mil jauhnya dari Pulau Nantucket, Massachusetts. Pesawat dilaporkan tiba-tiba jatuh dari ketinggian 14.000 kaki dalam 36 detik. Faktor penyebab jatuhnya pesawat masih belum terpecahkan. Ada berbagai teori yang mencoba mengungkap penyebab kecelakaan mulai murni kecelakaan sampai upaya percobaan bunuh diri

PENERBANGAN 19 NAVY BOMBER
Penerbangan 19 merupakan kesatuan angkatan udara dari lima pesawat pembom angkatan laut Amerika Serikat. Penerbangan 19 menghilang di atas Segitiga Bermuda pada 5 Desember 1945. Pembom torpedo TBM membawa 14 anggota awak yang diduga tewas. Berbagai teori telah dikemukakan tentang hilangnya penerbangan 19 secara misterius. Penerbangan yang membawa 13 anggota penyelidik profesional untuk mencari penerbangan yang hilang pun mengalami disorientasi dan diasumsikan telah meledak di udara. Ini adalah hal yang paling menarik tentang insiden ini bahwa dua penerbangan menghilang di Segitiga Bermuda.

PAN AM 7
Pesawat mewah yang melayani perjalanan keliling dunia ini menghilang tanpa jejak pada 1957 dalam penerbangan jalur California menuju Hawaii. Kecelakaan ini menjadi misteri karena setelah 5 hari upaya pencarian, betapa anehnya ketika tim menemukan serpihan pesawat yang keluar dari rute penerbangan dan hasil autopsi penumpang yang menunjukkan adanya racun karbon monoksida.

BRITISH STARDUST
Kecelakaan pesawat BSAA Avro Lancastrian Star Dust terjadi di Gunung Tupungato, Argentina pada 1947. Pesawat itu membawa 11 penumpang dan dilaporkan jatuh secara misterius karena kondisi cuaca ekstrem di wilayah tersebut. Laporan investigasi 2000 menyebutkan penyebab kecelakaan karena kondisi cuaca buruk. Tetapi berbagai teori dan spekulasi terus bermunculan tentang penyebab kecelakaan termasuk teori penculikan oleh alien. Alasan sebenarnya di balik kecelakaan itu masih belum diketahui. Puing-puing pesawat ditemukan jauh di dalam gletser setelah setengah abad di akhir tahun 90-an.

KECELAKAAN PENERBANGAN KOMERSIAL TERBURUK

1. Pan Am flight 1736 dan KLM flight 4805.
Pada 27 Maret 1977 dua pesawat Boeing 747 bertabrakan di landasan pacu Bandara Los Rodeos di Pulau Tenerife, Spanyol. Sebanyak 583 meninggal dan hanya 61 selamat dari kecelakaan yang disebut salah satu kecelakaan penerbangan komersial paling mematikan dalam sejarah.

2. Japan Airlines flight 123
Pada 12 Agustus 1985 sebuah pesawat Boeing 747SR yang memiliki operasi 123 dari Tokyo ke Osaka mengalami kegagalan mekanis dan jatuh ke Gunung Takamagahara. Sebanyak 520 meninggal dan hanya 4 penumpang yang selamat.

3. Saudi Arabian flight 763 dan Kazakhstan Airlines flight 1907
Pada 12 November 1996 dua pesawat bertabrakan di atas wilayah udara India menewaskan 349 orang. Kesalahan pilot adalah penyebab kecelakaan itu.

4. Turkish Airlines flight 981
Pada 3 Maret 1974 sebuah pesawat McDonnell Douglas DC-10 Turkish Airlines flight jatuh di luar Paris, menewaskan 346 orang. Penyebab kecelakaan adalah pintu kargo yang tidak aman. Pintu kargo terputus, memicu serangkaian kejadian yang berakhir dengan kecelakaan tersebut.

5. Saudia flight 163
Pada 19 Agustus 1980 sebuah kebakaran terjadi di dalam kabin pesawat maskapai Arab Saudi dengan rute dari Riyadh ke Jeddah. Pilot berbalik dan mendarat dengan selamat, tapi evakuasi darurat tidak dilakukan karena tidak ada kebakaran eksternal yang nyata dan tidak ada rasa urgensi. Hampir 30 menit setelah mendarat kembali di bandara, pesawat itu terbakar dan meledak menewaskan semua penumpang yang berjumlah 301 orang.

6. Iranian Air Force
Pada 19 Februari 2003 sebuah pesawat Ilyushin Il-76 dari angkatan udara Iran jatuh di daerah pegunungan dekat Kerman, Iran. Semua penumpang yang berjumlah 275 orang dinyatakan tewas. Kecelakaan terjadi karena cuaca buruk.

7. American Airlines flight 191
Pada 25 Mei 1979 pesawat American Airlines dengan penerbangan 191 dari Chicago ke Los Angeles jatuh beberapa saat setelah lepas landas. Pesawat jenis McDonnell Douglas DC-10-10 jatuh setelah sebuah detasemen mesin akibat perawatan yang tidak semestinya. Semua penumpang sebanyak 271 orang dan dua orang di darat tewas sehingga total meninggal akibat kecelakaan ini berjumlah 273 orang.

8. American Airlines flight 587
Pada 12 November 2001, pesawat Airbus A300-600 maskapai American Airlines yang terbang dari JFK, New York ke Republik Dominika jatuh tak lama setelah lepas landas. Pesawat tersebut menabrak lingkungan perumahan Belle Harbor, di Queens. Sebanyak 265 orang meninggal akibat kecelakaan itu (260 orang penumpang dan 5 orang di lapangan). Penyebab kecelakaan adalah kegagalan struktur ekor yang disebabkan oleh kesalahan co-pilot.

Info Grafis: Koran SindoSusilo, Foto-Foto: Istimewa