Edisi 12-09-2018
Jaga Dominasi


JAKARTA- Persija Jakarta bertekad memanfaatkan keuntungan bermain di tempat netral saat menantang Borneo FC pada pekan ke-21 Liga 1 di Stadion Aji Imbut Tenggarong.

Kemenangan akan mempertegas dominasi Macan Kemayoran atas Pesut Etam dalam dua tahun terakhir. Borneo FC terpaksa hengkang dari kandangnya, Stadion Segiri Samarinda, saat menjamu Persija Jakarta.

Penyebabnya, stadion berkapasitas 16.000 penonton itu tidak lolos verifikasi PT Liga Indonesia Baru dan dinyatakan tidak layak menggelar pertandingan. Akibatnya, laga dipindahkan ke markas Mitra Kukar, Stadion Aji Imbut Tenggarong, sekitar 30 kilometer dari Kota Samarinda.

Kondisi ini menjadi keuntungan bagi Persija yang berstatus tim tamu karena laga digelar di tempat netral. Stadion berkapasitas 35.000 penonton itu juga cukup bersahabat bagi Macan Kemayoran .

Dalam dua pertandingan terakhir, Persija selalu pulang membawa poin penuh saat melawan Mitra Kukar. Tidak hanya itu, Persija juga diuntungkan statistik kala berhadapan dengan Borneo FC.

Dalam dua musim terakhir belum sekali pun tim Pesut Etam mencicipi kemenangan kala bersua Macan Kemayoran. Musim lalu, Borneo FC kalah 0-1 pada putaran pertama dan takluk 1-2 di Stadion Segiri.

Pada putaran pertama Liga 1/2018, Lerby Eliandry dkk kembali takluk 0-2 saat menyambangi Stadion Patriot Bekasi. Rentetan tiga kemenangan ini yang ingin dilanjutkan kubu Persija.

Apalagi, tambahan tiga poin sangat dibutuhkan Ismed Sofyan dkk untuk kembali ke persaingan papan atas klasemen sementara. Saat ini Persija masih terpaku di papan tengah dan bertengger di urutan ketujuh dengan 30 poin.

Perolehan tersebut hanya terpaut lima angka dari Persib Bandung di puncak klasemen sementara. Pelatih Stefano ‘Teco’ Cugurra menyatakan, Persija akan memanfaatkan semua peluang untuk bisa memenangkan laga melawan Borneo FC, termasuk keuntungan bermain di tempat netral kendati tim lawan diprediksi akan tetap mendapat dukungan penuh dari suporternya.

“Ini situasi tidak bagus untuk Borneo FC meskipun jarak Samarinda ke Tenggarong juga cukup dekat. Tapi, tetap saja Borneo FC kurang bagus buat mereka karena tidak bermain di kandang sendiri,” ujar Teco, kemarin.

Pelatih asal Brasil itu mengatakan jarak poin tim yang menghuni peringkat 10 besar cukup ketat. Karena itu, mereka tidak boleh kehilangan angka agar tetap masuk persaingan perburuan gelar juara.

“Kami harus memanfaatkan situasi ini apalagi jarak poin mereka dengan kami hanya satu. Pertandingan ini penting buat tim dan bisa memengaruhi peringkat di klasemen,” ujarnya.

Namun, Persija bukan tanpa masalah saat menghadapi Borneo FC. Teco dipastikan tidak akan bisa menurunkan dua pemain andalannya, Riko Simanjuntak dan Rohit Chand, lantaran panggilan memperkuat tim nasional.

Riko dipanggil timnas menghadapi Mauritius di Stadion Wibawa Mukti Cikarang, kemarin. Sementara Rohit Chand memperkuat Nepal pada Turnamen South Asia Football Federation (SAFF) Championship 2018.

Meski demikian, Teco mengaku tidak masalah dengan ketidakhadiran keduanya. Dia beralasan, Persija dihuni pemain yang tidak kalah kualitasnya dan siap dimainkan. Bek Persija Gunawan Dwi Cahyo menyatakan kesiapannya bermain di laga ini.

Dia mengaku tidak gentar dengan kualitas individu pemain Pesut Etam seperti Titus Bonai, Lerby, maupun Tijani Belaid yang pernah membela klub Seri A Inter Milan.

Apalagi, tim lawan tidak bermain di kandang sendiri. “Semua pemain siap bertanding. Apalagi, kami bermain di tempat netral sehingga itu sebuah keuntungan bagi Persija. Kami pasti ingin poin penuh.

Kami juga tidak gentar dengan kekuatan Borneo. Sepak bola itu bermain sebelas orang sehingga bukan masalah bagi kami jika ada pemain bintang. Kami sudah siap menghadapi semua,” tuturnya.

abriandi


Berita Lainnya...