Edisi 19-09-2018
Realisasi Integrasi Tol JORR Akhir Bulan


JAKARTA – Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan siap mengintegrasikan tol JORR.

Rencananya, integrasi tol JORR dibuka pada akhir September 2018. “Kalau untuk tanggal pastinya, saya belum tahu persis, sebab saya belum lihat surat keputusannya. Tapi yang pasti, akhir September,” ungkap Kepala BPJT Kementerian PUPR Herry Trisaputra Zuna di Jakarta kemarin.

Herry mengatakan, saat ini masih dalam tahap sosialisasi. Dia mengaku integrasi akan di la - ku kan tanpa menambah in frastruktur tambahan. “Se der - hana saja, tinggal membuka ger - bangnya. Tadinya yang ada ger - bang yang tidak di ope ra sikan, tinggal dibongkar,” papar dia.

Integrasi Tol JORR, kata Herry, sama halnya dengan in - tegrasi biasa yang terjadi ketika meng integrasi Jakarta-Tangerang ke Jagorawi. Sebelumnya, Menteri Pe ker - jaan Umum dan Perumahan Rak yat (PUPR) Basuki Ha di - muljono memastikan kesiapan pemberlakuan integrasi JORR dengan mengunjungi langsung akses Bintaro Viaduct, pada Jumat (14/9).

Dalam kunjungan tersebut, Menteri PUPR didampingi oleh Direktur Jenderal Bina Marga Sugiyartanto, Kepala Badan Pe - ngatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna, Sekretaris BPJT Darda Daraba, Kepala Biro Komunikasi dan Info Publik Endra S Atmawidjaja, men da - pat kan penjelasan langsung dari Direktur Operasi II PT Jasa Marga (Persero) Tbk Subakti Syukur terkait kesiapan Jasa Marga dalam menghadapi inte - grasi JORR.

Basuki menyatakan, ruas tol yang akan masuk dalam in te - grasi JORR yaitu mulai dari Sek - si W1 (SS Penjaringan-Kebon Jeruk), Seksi W2 Utara (Kebon Jeruk-Ulujami), Seksi W2 Se la - tan (Ulujami-Pondok Pi nang), Seksi S (Pondok Pinang-Taman Mini), Seksi E1 (Taman Mini- Cikunir), Seksi E2 (Cikunir- Cakung), Seksi E3 (Cakung-Ro - rotan), Jalan Tol Akses Tanjung Priok Seksi E-1, E-2, E-2A, NS (Rorotan-Kebon Bawang), dan Jalan Tol Ulujami-Pondok Aren.

Ruas Jalan Tol JORR ter in te - grasi sepanjang 76 km, saat ini untuk tarif golongan I sebesar Rp34.000 sedangkan golo ngan V sebesar Rp94.500 jika di hi - tung mulai dari SS Pen jaringan hingga ATP.

Dengan diberlakukannya integrasi JORR, maka ta rif golongan I menjadi Rp15.000, sedangkan golo ngan V menjadi Rp30.000. Jadi, de - ngan pem berlakuan inte gras i JORR, akan terdapat penu runan tarif tol, yaitu tarif go lo ngan I turun se besar Rp19.000, se - dangkan go longan V turun se - besar Rp64.500.

“Dengan demikian, konsep integrasi jelas bukan untuk menaikkan (tarif) justru turun. Tujuan integrasi adalah me nu - runkan biaya logistik sehingga kalau diintegrasikan tarif go lo - ngan I turun menjadi Rp15.000 dari tarif sebelumnya Rp34.000, sedangkan golongan IV-V turun menjadi Rp30.000 dari tarif se - belumnya Rp79.000-94.500,” kata Basuki.

Dengan adanya pemberlakuan integrasi JORR, pengguna jalan tol Ruas Tol Ulujami-Pondok Aren dari Bintaro Viaduct yang menuju Bintaro tetap mem bayar tarif tol Ulujami- Pondok Aren dengan tarif golongan I sebesar Rp3.000, sedangkan pengguna jalan tol Ruas Tol Ulujami-Pondok Aren yang menuju Ulujami akan membayar tariff tol integrasi JORR se-besar Rp15.000 atau naik Rp2.500 dibanding tarif saat ini se besar Rp12.500 (Tarif JORR+Tarif Ulujami-Pondok Aren).

Sementara itu, pemerintah melalui regulator jalan tol BJPT Kementerian PUPR akan me - nun da rencana kenaikan tarif tol Jakarta-Cikampek (Japek). Kepala BPJT Herry Trisaputra Zuna mengatakan, penundaan tersebut bisa dilakukan hingga 2019.

Dia beralasan, penundaan tersebut karena harus melihat sisi standar pelayanan mi ni - mum (SPM) yang jelas. “Ar tinya, ketika waktunya sudah harus naik, kemudian dilihat lagi apakah SPM sudah ter penuhi atau belum. Namun, memang kalau melihat kondisi banyaknya pembangunan infrastru ktur, sepertinya belum layak untuk naik,” pungkasnya.

ichsan amin