Edisi 30-09-2018
Kalah, Mou Kritik Pemain


LONDON–Kursi pelatih Manchester United (MU) semakin tidak nyaman bagi Jose Mourinho.

Posisi The Special One kian terjepit setelah timnya tumbang 1-3 dari West Ham United di London Stadium tadi malam. MU kini men catatkan tiga laga tak pernah menang. Sebelumnya mereka bermain imbang dengan Wolverhampton Wanderers 1- 1 (22/9) dan dikalahkan tim Divisi Championships Derby County lewat adu penalti pada ajang Piala Liga (29/9).

Kekalahan dari West Ham juga membuat MU mencatatkan start terburuk di liga setelah tujuh pertandingan awal musim sejak 1989/1990. “Kami bermain dengan cepat sebelum kebobolan pada menit kelima.

Itu bukanlah cara terbaik untuk memulai per tan dingan. Selain itu gol tersebut berbau offside dan mung kin wa sit tidak melihat,” kata Mou rinho seperti dilansir BBC. The Hammers memimpin laga pada menit kelima melalui gol Felipe Anderson.

Setelah itu tim tamu kian limbung hingga terjadi gol bunuh diri Victor Lindelof (43). MU sempat memperkecil kedudukan melalui Marcus Rashford (71), tetapi gol Rashford terasa tidak berarti lantaran West Ham memastikan kemenangan lewat gol Marko Arnautovic (74).

Skor 3-1 bertahan hingga akhir pertandingan. Selain wasit, Mou juga mengkritik semangat juang pemainnya. Menurut dia, Ashley Young dkk tidak cukup memiliki semangat untuk keluar dari tekanan.

Dia justru memuji penampilan penjaga gawang Lukasz Fabianski yang bermain gemilang. “Gol ketiga membunuh kami karena wasit tidak melihat pertandingan yang terjadi sebelumnya.

Kami mencetak gol, tetapi kami tidak bisa melakukan apa pun karena mentalitas kami telah hilang,” tambah Mou. Kekalahan dari West Ham semakin memperkeruh situasi Mou di MU. Desakan fans yang memintanya dipecat begitu meng gema di media sosial.

Petinggi MU diyakini akan me laku kan evaluasi atas masa depan Mou. Santer diberitakan, eks pelatih Real Madrid Zinedine Zidane menjadi favorit untuk menangani The Red Devils. Terlepas terjadi atau tidak Mou dipecat, dia harus tetap berkonsentrasi dengan tu gas nya.

The Special One sudah di tung gu tugas berat lainnya. Pada laga selanjutnya MU akan men jamu Valencia di Old Trafford pada penyisihan Grup H Liga Champions, Rabu (3/10) dini hari. West Ham berhasil mengakhiri catatan buruk mereka kala bersua MU.

Pada lima pertemuan sebelumnya di semua kompetisi, The Hammers tidak mampu meraih kemenangan (dua kali imbang, tiga kali kalah). Tiga poin atas MU ini semakin memperlihatkan konsistensi West Ham di bawah komando Manuel Pellegrini.

Sejauh ini Mark Noble dkk belum terkalahkan dalam empat pertandingan terakhir di semua kompetisi. Terasa isti me wa lantaran untuk pertama kalinya di Liga Primer sejak Okto ber 1982 West Ham mengalah kan MU dengan mencetak lebih dari dua gol.

Kegembiraan begitu dirasakan seluruh anggota skuad, salah satunya Arnautovic. Dia mengatakan bahwa timnya bermain luar biasa sepanjang pertandingan sehingga mampu menyudahi perlaw an an MU. “Saya tidak peduli dengan kondisi mereka (MU).

Permainan kami adalah untuk memenangi pertandingan. Kami hanya menjalankan tugas kami dan kami melakukannya dengan baik. Karena itulah kami pantas menjadi pemenang,” sebutnya.

alimansyah