Edisi 30-09-2018
Lulusan PGSD Dominasi Pendaftaran CPNS


JAKARTA – Lulusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) mendominasi pendaftaran seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018 di hari keempat.

Dari data statistik Badan Kepegawaian Negara (BKN), pelamar berpendidikan PGSD berada pada urutan teratas. Pendaftaran seleksi CPNS telah dibuka sejak 26 September dan ditutup pada 10 Oktober. Jumlah pendaftar akan terus bertambah karena waktu pendaftaran masih panjang.

“Sampai hari keempat ini jumlah pelamar dengan latar belakang PGSD sebanyak 7.499 orang,” ungkap Kepala Biro (Karo) Humas BKN Mohammad Ridwan di Jakarta kemarin.

Menurut dia, tingginya antusiasme para pelamar dari lulusan PGSD berkaitan dengan besarnya jumlah lowongan tenaga pendidik pada seleksi CPNS tahun ini. Total lowongan tenaga pendidik tahun ini mencapai 122.000 dari 238.015 lowongan yang dibuka baik untuk instansi pusat ataupun daerah.

“Saya tidak tahu pasti berapa jumlah lowongan untuk guru SD. Tapi, jika melihat statistik sampai hari keempat ini, memang mendominasi,” ujarnya. Selain PGSD, pelamar dengan latar belakang pendidikan kebidanan juga tinggi mencapai 4.844 orang.

Setelah itu disusul lulusan pendidikan agama Islam sebanyak 4.378 orang dan sarjana manajemen 3.957 orang. “Di urutan kelima ditempati yang berlatar belakang keperawatan sebanyak 3.432 pelamar.

Ini masuk akal karena memang tenaga kesehatan berada di urutan kedua lowongan terbanyak. Jadi lulusan bidan dan perawat banyak yang mendaftar,” paparnya. Untuk pelamar dari universitas, lanjutnya, terbanyak berasal dari Universitas Terbuka.

Disusul Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Negeri Padang, dan Universitas PGRI Palembang. Sementara itu total pelamar yang sudah melakukan registrasi sampai hari ketiga tercatat mencapai 61.176 pelamar.

Dalam 24 jam terakhir sudah terbentuk 150.000 akun pelamar baru. “Di hari ketiga lalu, instansi pembuka rekrutmen CPNS yang dapat diakses pelamar di portal Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN) sudah mencapai 74%,” katanya.

Lebih lanjut Ridwan mengatakan, pihaknya terus memperbaiki sistem SSCN. Di mana pada pukul 00.00 sampai 05.00 WIB dilakukan upgrading jaringan komunikasi. Hal ini diharapkan dapat mempermudah akses para pelamar yang saat ini masih dikeluhkan sulit.

“Kita tingkatkan kapasitasnya dari 1 Mbps menjadi 10 Gbps. BKN telah berkoordinasi dengan Ditjen Dukcapil Kemendagri untuk memperbesar aksesibilitas terhadap data kependudukan,yang sebelumnya 1 juta akses per hari menjadi 2 juta.

Selanjutnya dari sisi jaringan, Ditjen Dukcapil juga sudah meningkatkan kapasitas bandwidth menjadi 20 kali lebih besar dibandingkan hari pertama pendaftaran,” tandasnya. Seperti diketahui, pemerintah telah menetapkan formasi seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018 sebanyak 238.015.

Lebih separuh dari total alokasi CPNS 2018 tersebut diperuntukkan untuk tenaga pendidik. Deputi bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, banyaknya tenaga pendidik yang direkrut karena untuk mencukupi kebutuhan di sekolah maupun kampus.

“Formasi jabatan paling banyak adalah guru dan dosen. Untuk guru dan dosen ada sekitar 122.000-an,” ungkapnya. Setiawan mengatakan, dari jumlah itu, formasi tenaga pendidik di antaranya untuk guru madrasah Kementerian Agama (Kemenag) yang bertugas di kabupaten/kota sebanyak 12.000 formasi.

Lalu, formasi untuk dosen sebanyak 14.454 yang mana akan dialokasikan untuk Kemenag dan Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi (Kemnristekdikti). “Adapun peruntukan instansi pemerintah daerah terdiri atas guru kelas dan mata pelajaran sebanyak 88.000 formasi, guru agama sebanyak 8.000 formasi,” ungkapnya.

Untuk tenaga kesehatan menempati urutan kedua formasi terbanyak. Di mana tahun ini pemerintah akan membuka 60.315 lowongan baik untuk dokter umum, dokter spesialis, dokter gigi, dan tenaga medis/paramedis.

“Sisanya untuk pemerintah pusat dibuka lowongan jabatan inti yang diisi dari pelamar umum sebanyak 24.817. Sementara untuk pemerintah daerah dibuka lowongan tenaga teknis yang diisi dari pelamar umum sebanyak 30.429 formasi,” ungkapnya.

dita angga