Edisi 11-10-2018
Dubes AS di PBB Nikki Haley Mundur


WASHINGTON –Nikki Haley mengundurkan diri dari posisinya sebagai duta besar (dubes) Amerika Serikat (AS) di Perseri katan Bangsa-Bangsa (PBB).

Dia pun menepis spekulasi bahwa dia mungkin maju sebagai penantang Presiden AS Donald Trump dalam pemilu men datang. Saat duduk di sam ping Trump di Ruang Oval Gedung Putih, Haley menya takan, 18 bu lan di PBB telah menjadi ke hormatan seumur hidup dan dia akan tetap menjabat hingga akhir tahun ini. Haley, 46, merupakan mantan Gubernur Carolina Selatan dan putri imigran India. Dia men jadi sosok wanita paling pen ting dalam Kabinet Trump dan sering dilihat sebagai calon pre siden masa depan. Dia pernah mengkritik Trump saat kampanye pemilu 2016, tapi kemudian menjadi wajah terdepan bagi kebijakan “America First” di PBB.

Dia telah memimpin pengundur an diri AS dari beberapa pro gram PBB dan membela ber ba gai kebijak an garis keras Trump ter - hadap Iran dan Ko rea Utara (Korut) ter kait pro gram nu - klir nya. Haley menjelaskan dalam su rat pengunduran dirinya ke - pa da Trump bahwa dia akan me mastikan tidak menjadi kan di dat untuk jabatan mana pun pada 2020. Haley juga mene gas kan akan mendukung pe milih an kembali Trump seba gai pre siden. Dia menyatakan ingin kem bali ke sektor swasta dan be berapa laporan media me nyatakan dia me miliki utang un tuk dilunasi.

Meski demikian, Haley menya takan tidak memiliki renca na masa depan apa pun dan ke - putusannya mengejutkan banyak pihak di Gedung Putih dan PBB. Saat berbicara dengan para jur nalis di atas pesawat Air Force One, Trump menyatakan me miliki lima orang dalam daf tar pendeknya untuk posisi Du bes AS di PBB, termasuk man tan penasihat Gedung Putih Di na Powell yang juga teman Ha ley. Trump menjelaskan, Dubes AS untuk Jerman Richard Grenell tidak masuk dalam daftar singkat itu, tapi dia juga ingin mem pertimbangkan namanya. Putri tertua Trump, Ivanka Trump, yang kini menjadi pena si hat senior ayahnya, me nepis pre diksi untuk posisi tersebut da lam posting di Twitter.

Trump me nyatakan, Ivanka akan luar bia sa dalam peran itu dan meng akui dia akan ditu - duh nepotis me jika memilih putrinya. Trump menjelaskan, Haley te lah mengatakan kepada dia enam bulan lalu bahwa dia berpi kir untuk mengundurkan diri pada akhir tahun. Trump pun me muji sepak terjang Haley se lama ini di PBB. “Dia telah melakukan peker ja an luar biasa. Dia sosok fan tas tik, sangat penting, tapi dia juga se seorang yang layak. Dia me la ku kan pekerjaan fantastik dan ka mi melakukan pe - kerjaan fan tas tik bersama,” papar Trump, di kutip kantor berita Reuters.

Nama Haley sempat muncul sebagai kemungkinan pasangan dalam dua pemilu presiden lalu dan dia dapat menjadi sena tor AS jika Lindsey Graham di Carolina Selatan me megang ja bat an dalam pemerintahan Trump.

Syarifudin


Berita Lainnya...