Edisi 11-10-2018
200 Pelukis Ramaikan PSLI 2018


JAKARTA – Sebanyak 200 pelukis nasional dan mancane gara akan turut meramaikan Pasar Seni Lukis Indonesia (PSLI) 2018 di Jatim Expo, Surabaya, Jawa Timur, pada 12-21 Oktober 2018.

Mereka akan melelang sekitar 5.000 lukisan hasil karya mereka di ajang ter sebut. Ke-200 pelukis yang akan ikut ambil bagian pada ajang itu berasal dari Pulau Jawa, Suma tera, Kalimantan, Bali, dan Nusa Tenggara Barat. Se mentara pelukis mancanegara yang akan turut melelang hasil karya lukisnya berasal dari Ma lay - sia, China, Jepang, Thailand, dan Singapura. “PSLI 2018 sangat ber man - faat dalam pengembangan eko nomi kreatif di Indonesia. PSLI menyediakan wadah pa - sar bagi seniman, yakni sebuah sarana per temuan antara supply pro duk orang kreatif di bidang seni dan demand dari para peminat seni,” ungkap Menteri Pari wisa ta Arief Yahya, kemarin.

Menurut Menpar Arief, PSLI menjadi penting untuk sustainable industri kreatif ka - rena industri kreatif butuh jejaring yang rutin dan pasti. Selain jual beli karya lukis, banyak kegiatan lain mengisi PSLI 2018 di antaranya workshop seni lukis, melukis on the spot, dan melukis model. Tidak ha nya itu, PSLI yang sudah ma - suk daftar Top 100 event Won - derful Indonesia ini juga akan diisi pementasan teater, musik, dan tari kontemporer. “Ini tantangan yang harus dihadapi dunia seni. Belum sta - bilnya jejaring antara pelaku seni dan pasar harus dipikirkan bersama,” ujarnya.

Menpar juga optimistis PSLI bakal mendatangkan wisa tawan, baik nusantara mau pun mancanegara. Menurutnya, du nia seni lukis memiliki pengge mar sangat banyak dan mereka rela berburu lukisan ke ber - bagai negara. “Ini acara yang me - narik. Su per lengkap, tidak ha - nya pa me ran lukisan. Ada ber - bagai ma cam kegiatan dalam satu rang kaian acara. Ada mu - sik, tarian, workshop, dan masih banyak lagi,” kata Menpar. Ketua Umum PSLI M Anis menjelaskan, acara ini menjadi ajang bertemunya pelukis de - ngan pembeli, baik dari ka la - ngan kolektor maupun galeri.

“Dari sisi karya, PSLI tahun ini dipastikan makin kaya dengan teknikdanaliranlukisan. Se mua - nya akan tersedia di 150 booth yang disediakan,” ujar Anis. Plt Deputi Bidang Pe ngem - bangan Pemasaran I Kemepar Ni Wayan Giri Adnyani menga - ta kan, perhelatan PSLI 2018 ma kin mengukuhkan dirinya sebagai ajang seni rupa sangat berpengaruh. “PSLI dari waktu ke waktu selalu mengundang keka guman, baik pelaksa na - an nya maupun karya-karya yang disajikan,” ujar Wayan Giri di dam pingi Kabid Pemasar an Area I Kementerian Pa riwisata Wawan Gunawan.

Giri menambahkan, di In donesia memang terdapat acaraacara serupa PSLI. Aca ranya ada di Jakarta, Yog ya karta, dan Bali, tapi hanya PSLI yang bisa memberikan keka yaan warna. “Banyak event seperti ini. Namun, belum ada yang mampu menyodorkan ke kayaan warna seperti yang ada di PSLI. Di tambah ajang ini terbuka untuk sia - pa saja,” katanya.

Binti mufarida






Berita Lainnya...