Edisi 11-10-2018
Target Medali Terlampaui


JAKARTA – Kontingen Indonesia boleh tersenyum lebar. Target medali emas yang dicanangkan pemerintah pada Asian Para Games 2018 akhirnya terlampaui.

Hingga pukul 19.00 WIB kemarin, tim Merah Putih sudah mengoleksi 23 keping emas. National Paralympic Committee (NPC) Indonesia dibebankan target tinggi oleh pemerintah pa da Asian Para Games 2018.

Sebagai tuan rumah, atlet-atlet Merah Putih diharapkan meraih minimal 16 medali emas untuk mengamankan posisi 8 besar perolehan medali di klasemen akhir. Target medali ini jauh lebih tinggi dibandingkan pencapaian Asian Para Games 2014 Incheon, Korea Selatan.

Saat itu, Indonesia membawa pulang 9 medali emas, 11 perak, dan 18 perunggu. Torehan ini menempatkan kontingen Merah Putih di peringkat 9 klasemen akhir. Hingga hari kelima Asian Para Games kemarin, pencapaian tersebut dipastikan sudah jauh terlampau.

Bahkan, target 16 medali emas yang dicanangkan pemerintah dipastikan meleset naik lantaran atlet-atlet Indonesia sudah mengoleksi 23 keping emas. Atletik dan catur menjadi cabang yang cukup banyak menyumbang medali emas, yakni enam keping.

Presiden Joko Widodo menyatakan yakin perolehan medali kontingen Indonesia akan terus bertambah dan jauh melebihi target yang dicanangkan. “Yang jelas sudah saya berikan target 16 emas dan masuk peringkat 8 besar.

Menurut saya, emasnya lebih dari 16, yakin saya. Mungkin lebih dari 20 emas,” kata Jokowi, seusai menyaksikan cabang angkat berat kursi roda di Balai Sudirman, Jakarta, kemarin.

Prediksi Jokowi tidak berlebihan mengingat masih banyak cabang olahraga yang dipertandingkan. Selain itu, kontingen Indonesia masih memiliki waktu tiga hari untuk menambah pundi-pundi emas sebelum Asian Para Games ditutup, Sabtu (13/10).

“Inilah pentingnya kompetisi yang rutin dan tryout untuk bisa mengukur kemampuan atlet kita. Jadi, kita bisa memberikan target yang realistis dan jika memang melampaui, itu bagus sekali,” katanya.

Sementara itu, Menpora Imam Nahrawi menyatakan opti mistis perolehan medali emas Indo nesia bisa melewati angka 20. Karena itu, dia meminta agar atlet-atlet yang masih bertanding un tuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya demi Merah Putih.

“Terima kasih kepada semua atlet yang sudah berjuang dan memberikan prestasi terbaik untuk Indonesia. Yang pasti, ini baru hari ke lima dan Alham du lillah hingga saat ini kita sudah men dapatkan be lasan emas.

Semoga bisa bertambah lagi,” kata Menpora, yang mendampingi Jokowi. Pada cabang angkat berat ke marin, atlet China Lili Xu meraih medali emas sekaligus memecah kan rekor dunia angkat berat kelas 79 kg.

Xu tampil meyakinkan sejak angkatan pertama. Dia membuat percobaan 132 kg, 137 kg, dan angkatan ketiga 140 kg yang mengantarkannya menjadi lifter pemecah rekor dunia. Rekor angkatan sebelumnya 139 kg.

Sementara itu, atlet angkat berat Indonesia Siti Mah mudah menempati posisi kedua dengan angkatan terbaik 120 kg dan diganjar medali perak. Adapun medali perunggu diraih Lin Tzu-Hui dengan angkatan 120 kg.

Sementara itu, cabang catur tampil luar biasa, kemarin. Tidak tanggung-tanggung, enam medali emas diborong dari GOR Cempaka Putih, Jakarta. Pecatur tuan ru mah mendominasi sete lah meraih gelar juara di kategori standar per orangan VI-B1 putra dan beregu putra VI-B1 (buta to tal).

Pecatur andalan Edy Suryan to merebut gelar juara pada kategori VI-B1 dan kategori beregu VI-B1. “Keberhasilan ini merupakan kerja keras latihan selama ini. Saya senang dapat memberikan medali emas untuk kon tingen Indonesia,” tutur Edy.

Sebelumnya, empat medali emas dipersembahkan dari kategori beregu putri, putri VI-B1 (buta total), dan PI (daksa) standar perorangan putri. Debi Ariesta menjadi juara untuk kelas VI-B.

Sementara rekannya, Simanja Nasip Farta, memenang kan kategori PI perorangan putri. Debi bersama Wilma Margaretha Sinaga juga berhasil memper sembahkan emas beregu. “Sejak awal saya yakin kita akan melampaui target emas.

Ini buah latihan keras dan kebersa ma an yang selalu kami tanamkan dalam persiapan. Namun, masih ada catur cepat yang tentunya tidak boleh dilewatkan untuk terus meraih medali. Semoga kita kembali meraih medali emas karena kita juga kuat di catur cepat ini,” papar Manajer Catur Indonesia Heri Isranto.

abriandi



Berita Lainnya...