Edisi 11-10-2018
Wanita didukung Jadi Pelatih NBA


MEMPHIS– NBA yang selama ini didominasi pria harus terbuka dengan hal-hal baru, salah satunya memberikan kesempatan peran lebih kepada wanita.

Potensi besar kaum hawa untuk menangani sebuah tim semakin terbuka. Pelatih San Antonio Spurs Gregg Popovich mengatakan, di era modern seperti saat ini NBA sudah seharusnya mempekerjakan wanita di semua jabatan penting, termasuk pelatih kepala.

Popovich tentu tidak asal bicara. Pasalnya, dia sendiri telah mempromosikan Becky Hammon sebagai asisten pelatih selamaoff season. Berdasarkan pengalamannya, pelatih berusia 69 tahun tersebut menilai kemampuan wanita dalam mengelola tim tidak bisa dipandang sebelah mata.

“Saya pikir ada lebih banyak Becky-Becky lainnya di luar sana. Mereka hanya perlu mendapatkan perhatian dan kesempatan lebih banyak dari orang-orang bijaksana dan berani untuk mengubah para-digma.

Bukan hanya duduk ter di am dengan paradigma la ma,” ungkap Popovich, dilansir AP. Senada dengan Popovich, point guard Memphis Grizzlies Mike Conley Jr juga menilai dunia basket, bisnis, dan sosial sudah saatnya memiliki wanitawanita hebat yang menduduki posisi-posisi penting di klub, entah itu CEO ataupun pelatih tim.

“Kami menyambut baik gagasan tersebut. Kami ingin melihat lebih banyak dari yang diperkirakan. Itu akan menjembatani area abu-abu dan segala hal buruk (pelecehan seksual) yang pernah terjadi dengan Dallas Maverick tidak akan terjadi lagi di masa depan,” paparnya.

Dukungan turut diberikan Manajer Umum Grizzlies Chris Wallace. Dia melihat jumlah keterlibatan wanita di NBA naik secara dramatis sejak 1986. “Saya pikir kehadiran wanita telah menambah sudut pandang baru. Keahlian mereka akan sangat bermanfaat bagi tim,” tandasnya.

alimansyah

Berita Lainnya...