Edisi 11-10-2018
AHM Akan Boyong Monkey


PAMERAN motor Internationale Motorradmesse (Intermot) 2018 di Cologne, Jerman, menjadi ajang pemanasan bagi produsen motor dunia untuk memamerkan produknya.

Tak hanya varian yang sudah dipasarkan, juga model yang masih dalam tahap pengembangan alias konsep. Meski tak seramai perhelatan EICMA (Esposizione Internazionale Ciclo Motociclo e Accessori) di Milan, Italia, Intermot menjadi ajang pintu masuk bagi para pabrikan motor untuk mencuri start.

Sejumlah pabrikan menghadirkan model-model terbaru. Ducati, misalnya, pabrikan Italia ini menghadirkan Ducati Scambler edisi terbaru. Sementara pabrikan Bavaria BMW menampilkan R1250 GS yang memiliki gen adventurer.

Pabrikan Jepang seperti Honda, Yamaha, dan Kawasaki juga tak mau ketinggalan. Yamaha merilis R15 versi 2019 dan Kawasaki melakukan world premier Ninja 125 dan Z125. Lantas bagaimana dengan Honda? Pemimpin pasar motor di Eropa ini memilih untuk melakukan refreshment terhadap produk-produk yang dipasarkannya di Benua Biru.

Selain itu, Honda memamerkan Monkey dan Super Cub yang mewakili kejayaan Honda pada masa lalu. “Kami melakukan penyegar an warna untuk model-model baru di kelas sport dan adventure.

Kami juga mem bawa Monkey dan Super Cub sebagai salah satu strategi kami,” ujar General Manager Motorcycle Division Honda Motor Europe Ltd Vito Chiccetti. Vito menga takan, alasan Honda hanya melakukan penyegaran di Inter mot , karena pada waktu ber samaan sedang ada perhelatan Paris Motor Show 2018 .

Karena itu, Honda perlu melakukan strategi. “Pasar naked sport di Paris Motor Show cukup besar. Karena itu, di sana kami akan memperkenalkan motor konsep terbaru kami,” ucap Vito. Honda, menurut dia, di Eropa menghadirkan Neo Sports Cafe 125cc, 245cc, dan 1.000cc.

Sebelumnya, Honda memiliki CB500F dan CB650F yang mulai dipasarkan pada 2018 ini dengan genre naked dan sport turing . “Neo Sports Cafe, kami hadirkan untuk para pencinta naked bike ,” tegasnya.

Meskipun penjualan Honda di Eropa tidak sebesar di Indonesia yang menguasai pasar hingga 75%-80%, di Benua Biru, Honda menjadi market leader dengan penguasaan pasar sebesar 21%.

Di pasar Eropa, Honda akan memperbanyak varian skuter ma tik yang banyak digunakan untuk kegiatan komuter. “Kami akan memperkuat posisi dengan Honda Forza 124 cc dan 300 cc,” tutur Vito.

Pada Intermot kali ini, Honda menampilkan CMX Rebel 500, CB500X, CB500F, CBR650R, CB650F, Africa Twin, Fireblade, GoldWing, CRF series, CB1000. Juga Honda Monkey, Forza 125, Forza300, Integra, Supercub125, CB125, CB300, Africa Twin dan NC750X, CRF250L, CBR650F, CB125R CB500X, dan Honda Gold Wing.

Direktur Marketing PT Astra Honda Motor Thomas Wijaya mengungkapkan, motor-motor Honda yang dipamerkan di Intermot sudah dipasarkan di Indonesia. Misalnya Honda Gold Wing, Rebel, CB500 CB650 dan Africa Twin.

Penyegaran varianvarian Honda yang dilakukan di Intermot juga akan diboyong ke Indonesia. “Tentu karena ini produk global, pada tahun depan pasti akan masuk ke pasar Indonesia,” tegasnya.

Thomas mengatakan, pihaknya sedang mempelajari apakah Monkey bisa segera masuk ke pasar Indonesia. Motor imut ini pernah diboyong AHM ke ajang IMOS 2016 di Jakarta Convention Center (JCC).

Bedanya, saat itu Monkey masih mengusung dapur pacu berkapasitas 50 cc. Varian terbaru Monkey yang sudah dipasarkan di Malaysia dan Thailand menggunakan mesin silinder tunggal 125 cc SOHC dan mampu memuntahkan tenaga 9,25 dk.

Motor ini juga termasuk ringan karena hanya memiliki berat 107 kg. Untuk kapasitas tangki bahan bakar, Monkey mampu menampung 5,6 liter. Untuk lampu depan, Monkey menggunakan LED 12v.

Lampu belakang juga menggunakan LED . Thomas mengatakan, Intermot menjadi inspirasi desain Honda di masa mendatang, seperti desain back to basic dan cafe racer . “Bisa jadi desain-desain ini akan kita bawa ke Indonesia,” cetusnya.

AHM, menurut dia, telah melakukan penyegaran tampilan jajaran big bike Honda. Ini merupakan upaya AHM untuk semakin memberikan rasa bangga bagi pengendaranya dalam merepresentasikan gaya hidupnya saat berkendara dengan big bike Honda.

Dia menambahkan, kebanggaan dan kecintaan terhadap big bike Honda terus meningkat sejak pertama kali dihadirkan di Indonesia pada 2015. “Ini menjadi tantangan bagi AHM untuk memberikan pilihan big bike Honda yang terus diperbarui bagi konsumen sehingga semakin memberikan kesenangan dan memperkuat karakter pemiliknya saat berkendara,’’katanya.

anton c