Edisi 11-10-2018
GoWork Makin Eksis dengan Tambahan Investasi Rp150 Miliar


GOWORK (go-work.com ), operator coworking space premium terbesar dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia, hari ini secara resmi mengumumkan penerimaan dana sebesar Rp150 miliar (atau sekitar SGD13,8 juta) dari pengumpulan modal yang dipimpin oleh Gobi Partners dan Indonesia Paradise Property, perusahaan pengembang properti dan ritel terkemuka Indonesia.

GoWork dibentuk dari merger antara Rework dan GoWork pada awal tahun ini. Dalam kurun waktu dua tahun, perusahaan ini telah berkembang di 16 titik di lokasi premium di Jakarta, Surabaya, dan Bali, mengoperasikan 25.000 meter persegi ruang kerja, ditambah lagi dengan sekitar 30 lokasi hasil kemitraan strategis GoWork dan Ismaya Group.

Tiap lokasi menyediakan fasilitas kelas dunia, desain interior yang indah dan modern, servis berkelas bintang lima, serta komunitas bisnis profesional yang beragam.

GoWork juga menjalin kemitraan dekat dengan beberapa perusahaan pengelola properti terkemuka di Indonesia guna menciptakan produk coworking prima untuk mendorong jumlah sewa tenant, serta meningkatkan nilai komersial properti tersebut.

“Setelah mendanai KR Space (salah satu coworking space terbesar di Tiongkok), kami sungguh bangga dapat mendukung GoWork sebagai pengelola coworking space premium di Asia Tenggara.

GoWork memiliki potensi menjadi tempat kerja pilihan, dengan mengandalkan tim pengelola yang sangat menjiwai dan secara inovatif merevolusi ruang kerja dan properti komersial di Indonesia” kata Kay-Mok Ku, Managing Partner for ASEAN, Gobi Partner .

“Komitmen tim GoWork terhadap kualitas desain, pemilihan lokasi prima, dan perhatian mereka untuk memberikan pengalaman luar biasa untuk semua tenant, membuat kami terkesan,” kata Anthony Prabowo Susilo, Chief Operating Officer The Paradise Group.

Sementara itu Widjaja Tannady, Rekan, Mahanusa Capital, mengatakan bersemangat untuk mendukung ambisi GoWork. “Ini adalah fasilitas kelas dunia karya anak bangsa, untuk anak bangsa, demi mendukung masyarakat Indonesia berkarya dan berkontribusi secara positif bagi perkembangan ekonomi kreatif di Indonesia,” tuturnya.

Sejak awal, GoWork telah menarik lebih dari 8.000 anggota dan 600 perusahaan ke ruang kerja mereka. GoWork terbukti populer di kalangan perusahaan, pebisnis, dan komunitas startup berbagai skala mulai dari usaha lokal hingga korporasi global terkemuka dari beragam jenis industri.

Semakin banyak perusahaan yang memilih GoWork untuk mengalihdayakan kebutuhan pengelolaan ruang kerja mereka karena berbagai macam kemudahan, seperti suasana kerja yang membuat tenant betah, fleksibilitas, harga yang terjangkau, serta berbagai macam kegiatan dan acara yang memudahkan kolaborasi, bahkan training dan workshop.

“Angka retensi keanggotaan di GoWork mencapai lebih dari 90 persen. Di semua lokasi, termasuk gerai baru, GoWork secara konsisten mencapai tingkat okupansi lebih dari 90 persen dalam kurun waktu tiga bulan sejak pembukaan.

Kami sangat optimistis atas perencanaan dan pertumbuhan GoWork ke depan, dan kami akan menggunakan pendanaan untuk melipatgandakan jejak kami, menargetkan lebih dari 100.000 meter persegi ruang kerja yang dikelola oleh GoWork pada awal tahun 2020,” kata Richard Lim, CFO & CRE GoWork.

“Kami ingin menjadi penyedia ruang kerja kelas dunia yang paling berpengaruh di Indonesia, menciptakan komunitas bisnis terpadu dan berkelanjutan yang didukung secara penuh oleh teknologi dan aplikasi seluler eksklusif GoWork,” tutur Richard.

Vanessa Hendriadi, CEO GoWork, mengatakan bahwa misi GoWork sangat simpel, untuk membantu masyarakat luas mencapai yang terbaik dengan mengubah cara kita bekerja dan bersosialisasi.

“Melalui GoWork, bersama kita bisa mendorong pertumbuhan diri dan perusahaan dengan ekosistem jaringan pendukung yang bernilai bagi perusahaan berbagai ukuran,” ungkapnya.

iman firmansyah