Edisi 11-10-2018
Hindari Penyakit Jantung dengan Gaya Hidup Sehat


OBESITAS berisiko memicu penyakit kardiovaskular, salah satunya adalah penyakit jantung.

“Penyakit jantung merupakan penyakit degeneratif. Semua orang memiliki risiko untuk terkena penyakit jantung. Namun, sekarang makin banyak orang muda yang sudah terkena sakit jantung, dan kebanyakan penyebabnya adalah gaya hidup,” kata ahli jantung dari Perhimpunan Intervensi Kardiologi Indonesia (PIKI) dan Pokja Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Dr dr Antonia Anna Lukito SpJP(K) FIHA FSCAI FAPSIC.

Menurut dia, hal tersebut sangat bisa dicegah, selama seseorang mau berkomitmen untuk menjaga jantungnya agar tetap sehat. Ia menjelaskan bahwa kerusakan pada arteri membutuhkan waktu lama sebelum menyebabkan gejala penyakit jantung. Namun, hal ini bisa terjadi pada usia muda, bahkan pada anak-anak.

“Obesitas dan gaya hidup tidak sehat menjadi faktor terbesar pada PJK, dan angka kejadiannya lebih banyak terjadi di kota ketimbang di desa. Artinya, masyarakat perkotaan lebih rentan terhadap gaya hidup tidak sehat.

Kalau kita tidak berusaha untuk hidup lebih sehat, jantung kita yang akan jadi korban,” sebut dr Antonia. Dia memberikan beberapa tips untuk mencegah penyakit jantung dan merawat kesehatan jantung, yakni dengan membiasakan gaya hidup sehat dimulai dari keluarga sejak anak hingga dewasa.

Caranya dapat dimulai dengan membiasakan anak bermain di luar rumah atau yang bersifat bergerak. Hindarkan anak remaja untuk duduk seharian, dan awasi penggunaan gawai secara bijaksana.

“Kami percaya bahwa makanan dan minuman, fondasi dari kehidupan yang sehat. Masakan rumahan yang dibuat sendiri memiliki kekuatan yang tidak tertandingi dalam meningkatkan kesehatan dengan memberi kita kontrol penuh atas bahan yang digunakan, dan karenanya, menjaga kualitas makanan.

Terlebih lagi, memasak dan makan makanan buatan sendiri menambah keakraban dalam keluarga dan sesama, mengeratkan hubungan dan membangun rutinitas sehat seumur hidup,” kata Head of Personal Health Philips Indonesia Yongky Sentosa.

iman firmansyah