Edisi 12-10-2018
Penerbangan Terjauh di Dunia Diluncurkan


SINGAPURA– Singapore Airlines (SIA) resmi meluncurkan penerbangan komersial terpanjang nonstop di dunia antara Singapura ke New York selama 18 jam 45 menit.

Maskapai terbesar di Asia itu menunjukkan kehadiran mereka di Amerika Serikat. Bahkan, bulan depan mereka akan meluncurkan penerbangan nonstop ke San Francisco. Mereka sudah memesan tujuh pesawat be rmesin ganda Airbus A350- 900ULR yang cocok untuk mengangkut 161 penumpang kelas bisnis dan ekonomi premium. SIA sebelumnya menghentikan rute penerbangan langsung Newark dan Los Angeles ketika bahan bakar naik saat menggunakan Airbus bermesin empat A340-500 yang dinilai tidak ekonomis. Sejak itu, SIA terbang ke Bandara John F Kennedy di New York via Frankfurt dan ke Los Angeles via Tokyo dan Seoul.

Juru bicara SIA menyatakan penerbangan jarak jauh merupakan komponen penting pada strategi perusahaan. Apalagi SIA merupakan maskapai pertama yang mengoperasikan A350-900ULR. SIA mengaku optimistis dengan penerbangan nonstop tersebut. “Kontribusi pendapatan SIA dari wilayah AS bertahan 14% dan turun dari 20% pada 2013 karena tidak adanya penerbangan nonstop,” kata CEO Crucial Perspective, firma penelitian transportasi, Corrine Png, dilansir Reuters. Dia mengumumkan mengoperasikan penerbangan Trans- Pasifik menjadikan SIA memiliki banyak kompetisi dari maskapai lainnya. “Kita memperkirakan SIA akan mendapatkan pasar, khususnya di kalangan wisatawan premium,” ujarnya.

Png mengungkapkan, kapasitas harus dikelola dengan hatihati dan mempertimbangkan harga bahan bakar yang tinggi, tetapi permintaan penerbangan juga dipengaruhi ekonomi global. Menurut Ketua Analis Penerbangan CAPA Centre, Brendan Sobie, tarif penerbangan nonstop untuk kelas ekonomi pre mium senilai USD1.040. “Itu merupakan tarif tiket pada awalawal penerbangan. Yang perlu diperhatikan adalah penerbangan nonstop itu harus menguntungkan bagi SIA di tengah kompetisi yang ketat, dan kenaikan bahan bakar,” ujarnya. Ketatnya persaingan itu ditunjukkan dengan United Airlines yang menawarkan penerbangan nonstop Singapura ke San Francisco.

Selain itu, maskapai Hong Kong Cathay Pacific Airways dan EVA Airways dari Taiwan juga menawarkan penerbangan nonstop AS–Singapura. Penerbangan Singapura– Newark akan mengalahkan rute penerbangan Doha–Auckland yang dilaksanakan Qatar Airways dengan rute 14.525 km se lama 17 jam 40 menit. Qantas juga sedang mempertimbangkan membeli A350-900ULR atau Boeing Co's 777X untuk terbang nonstop dari Sydney ke London pada 2020 dengan jarak 17.038 km. “Ini berubah menjadi perlombaan di antara maskapai penerbangan untuk mengincar rute penerbangan panjang an - tarbenua,” kata konsultan pe - nerbangan Endau Analytics, Shukor Yusof. “Mereka berharap mendapatkan keuntungan besar dan mengeksploitasi pasar yang manis,” ujarnya.

Penerbangan itu juga mengikutsertakan dua pilot, menu khusus yang memperhatikan kesehatan, dan hiburan film serta televisi untuk menemani perjalanan panjang. Awak ka bin yang dilibatkan adalah dua first officer dan 13 pramugari atau pramugara. Masing-masing awak kabin dan pilot memiliki jam kerja selama delapan jam.

Andika hendra














Berita Lainnya...