Edisi 12-10-2018
Badai Michael Akibatkan Kehancuran di Florida


PANAMA CITY - Badai Michael bergerak ke Georgia dan Carolina setelah mengakibatkan kehancuran di Florida Panhandle, kemarin.

Michael merupakan badai terkuat ketiga yang menerjang daratan Amerika Serikat (AS). Seorang pria tewas saat pohon roboh menimpa rumahnya di Florida dan seorang gadis tewas saat serpihan puing mengenai rumahnya di Georgia. Badai kategori 4 yang mener jang Florida kali ini meru pa - kan paling kuat dalam 80 tahun namun kekuatannya berangsur berkurang saat menuju Geor - gia. Michael turun kekuatannya menjadi badai tropis kemarin dengan kekuatan angin men - capai 60 mil per jam. Lebih dari 700.000 rumah dan bisnis tak mendapat aliran listrik di Florida, Alabama, dan Georgia, kemarin. Ribuan orang berlindung di ruang bawah tanah sepanjang malam setelah mengungsi mening galkan rumah mereka untuk menye lamatkan diri dari terjangan badai.

Badai Michael dengan ke ce - patan angin 155 mil per jam menerjang wilayah Panhandle, merobohkan sejumlah bangun - an, pohon, dan tiang listrik, hing ga mengubah jalanan men - jadi saluran air setinggi atap rumah. “Angin yang melintas di sini seperti tidak nyata. Ini meng han - curkan segalanya,” kata Jason Gunderson, anggota Ca jun Navy, tim penyelamat pada CNN dari Callaway, pinggiran Panama City di Florida Panhandle. Dia menambahkan, “Ini ti - dak dapat ditinggali. Ini menghan curkan hati.” Badai Michael menguat saat mencapai wilayah utara Teluk Meksiko dan membuat banyak warga terkejut. Badai itu men - da rat pada Rabu (10/10) siang de kat Pantai Meksiko, sekitar 32 km tenggara Panama City.

Gubernur Carolina Utara dan Carolina Selatan meminta warga bersiap menghadapi hu - jan lebat dan angin kencang saat Badai Michael menerjang wi la - yah utara Laut Atlantik. Caro li - na baru saja menjalani proses pe mulihan dari badai Florence kurang dari sebulan lalu. National Hurricane Center (NHC) menyatakan Badai Michael akan membawa curah hu jan 8 inci di beberapa wilayah. Curah hujan sebesar 30 cm di - per kirakan terjadi di Florida. Tayangan televisi menun juk - kan rumah-rumah tenggelam da lam genangan air hingga ba - gi an atap di Pantai Meksiko. Na - sib sekitar 280 warga yang meng abaikan perintah evakuasi belum dapat diketahui.

Sejumlah gedung di Panama City hancur atau atapnya terbang, sementara jalanan di penuhi puing, pohon tumbang, dan kabel-kabel. Bill Manning, 63, me ninggal kan rumah mobilnya di Pana ma City ke tempat lebih aman di satu hotel, tapi listrik mati di tem pat itu. “Oh Tuhan, ini menge rikan, saya tidak men duga semua ini,” tutur dia, dikutip kan tor berita Reuters . “Sekitar 20 mil selatan Pantai Meksiko, banjir mencapai kedalaman tujuh kaki dekat Apalachicola, kota dengan 2.300 warga,” ungkap kepala pusat badai, Ken Graham. Wali Kota Apalachicola Van Johnson menyatakan, “Di sana ada sangat banyak tiang listrik yang roboh dan pohon roboh sehingga hampir mustahil melintasi kota.”

“Sebanyak 500.000 warga Florida telah diperintahkan me ngungsi sebelum badai me - nerjang 20 wilayah di sepanjang garis pantai 200 mil,” ungkap Badan Manajemen Darurat Fe - deral (FEMA). “Sebanyak 320.000 orang di Pantai Teluk Florida telah meng abaikan peringatan eva - kuasi,” kata pejabat Palang Merah Amerika Brad Kieserman. Wali Kota Port St Joe Bo Patter son yang berada di selatan Pantai Meksiko meng gambar kan suasana terjangan badai sangat mengerikan. Secara keseluruhan sebanyak 2.500 orang dari total 3.500 pen du - duk kota itu tetap tinggal di sana saat badai menerjang. “Ini ter jadi sangat cepat,” kata dia. Kepala FEMA Brock Long mengakui upaya evakuasi di wila yah itu lambat diban dingkan dengan kecepatan badai tersebut. Badai Michael tumbuh dari badai tropis menjadi badai kategori 4 dalam waktu sekitar 40 jam.

Dengan tekanan barometer mencapai 919 milibar, Michael masuk urutan badai terkuat ketiga yang menerjang benua Amerika Serikat. Hanya Badai Camille di Pantai Teluk Mis sissippi pada 1969 dan Badai Hari Bu ruh pada 1935 di Florida Keys yang memiliki kekuatan lebih besar dibandingkan Michael. Presiden AS Donald Trump mendeklarasikan keadaan darurat untuk seluruh wilayah Florida. Trump mengerahkan bantuan federal untuk membantu negara bagian itu dan merespons bencana lokal. “Sebanyak 3.500 tentara Garda Nasional Florida dikerahkan ber - sama lebih dari 1.000 personel search and rescue,” kata Gu bernur Rick Scott.

Syarifudin


Berita Lainnya...