Edisi 12-10-2018
Brankas Koperasi Dicuri, Rugi Ratusan Juta


TANGERANG –Aksi pencurian brankas di Kota Tangerang, Banten, kembali marak. Kali ini, kawanan pencuri membawa kabur brankas milik Koperasi Putera Makmur Tangerang di JalanCemaraRaya, No46C, Blok 28, Perumnas 1, Karawaci, Kota Tangerang, Banten, kemarin.

Brankas berisi surat-surat dan dokumen penting seperti BPKB, ATM, dan cek senilai ratus an juta rupiah raib dibawa kaburpelaku. Toni, kolektor dan petugas kebersihan koperasi mengata kan, aksi perampokan ini di duga terjadi pada pukul 04.30 WIB. Menurut Toni, saat masuk kantor sekitar pukul 07.15 WIB, rantai gembok teralis besi koperasi sudah putus akibat digunting pelaku. ”Semua CCTV itu masih me nyala saat kejadian. Namun, me sin recorder-nya dibawa kabur oleh ka wan an pelaku berikut tiga unit kom puter dan CPU-nya,” ujar Toni. Aksi pelaku sempat tere - kam kamera CCTV milik warung yang ada di samping koperasi. Dalam CCTV itu diketahui, pelaku lebih dari empat orang. Mereka memakai mobil yang parkir tepat di depan koperasi. Tiga orang tampak masuk ke koperasi dan seorang lain nya menunggu dalam mobil. Aksi pelaku sangat santai.

Mereka masukmem bawaalatberat.”Ini kejadian yang kedua. Septem - ber lalu juga sempat di curi, tapi tidak ada barang yang dibawa,” ungkapnya. Aksi pelaku yang membawa brankas sama dengan kasus pencurian brankas berisi emas dan berlian milik Herijadi, pen - siunan Lemhamnas, di peru - mah an mewah Jalan Sektor 14, Nomor 24, RT01/010, Ciledug, Kota Tangerang, pada Minggu (9/9) lalu. Dalam aksinya, pelaku juga mem bawa dan menghapus rekaman CCTV. Hingga ki ni ka - wanan pelaku pencurian itu masih belum ber hasil ter tang kap. Kapolresto Tangerang Kota Kombes Pol Harry Kurniawan mengatakan, pihaknya tidak mau berspekulasi. Namun, yang pastiparasaksidanbuktirekaman CCTV milik para tetangga ko - perasi sudah diperiksa. ”Indi kasi pelakunya masih kami dalami,” ucapnya.

Selain itu petugas Polrestro Tangerang Kota juga mem - bongkar sindikat penipuan cek fiktif bernilai miliaran ru piah dan undian berhadiah motor jaringan lintas provinsi asal Sidrap, Sulawesi Selatan. Dalam aksinya, pelaku me nye bar cek fiktif dan undian itu ke seluruh pelosok Tanah Air mulai dari Jakarta, Depok, Serang, Bekasi, Karawang, Medan, Sukabumi, Cianjur, Garut, Bandung, Surabaya, hingga Nusa Tenggara Timur (NTT). ”Kelima kawanan penipu telah ditangkap. Mereka adalah Amirullah sebagai otak pe laku, Ahmad Nugraha, Andi Suryanto, dan Hermansyah, pe nye - bar cek dan kupon hadiah, serta Saenal sebagai operator telepon,” katanya.

Hasan kurniawan




Berita Lainnya...