Edisi 12-10-2018
Shield on Service Tawarkan Harga IPO Rp250-275 per Saham


JAKARTA - PT Shield on Service (SOS) berencana melepas sebanyak-banyaknya 150 juta saham atau 23,08% dari jum lah modal ditempatkan dan di setor penuh perusahaan dalam penawaran umum perdana saham (initial public offering/ IPO).

Adapun harga penawaran saham berkisar Rp250-275. Direktur Utama Shield on Service, Herman Julianto mengatakan, perusahaan yang berdiri sejak tahun 2004 ini ber gerak di bidang kegiatan usaha perusahaan penyedia jasa keamanan (security services), perawatan gedung (faci lity solu tions), sumber daya manusia (professional emplo -yee services), dan manajemen parkir (parking management ).

“Melalui rencana IPO ini, kami menetapkan harga penawaran berkisar antara Rp250- 275 disertai dengan pe nerbitan Waran dengan rasio 1:1,” kata Herman dalam jum pa persnya di Jakarta, kemarin. Dengan harga penawaran tersebut, diperkirakan perseroan akan mendapatkan dana segar di kisaran Rp37,5 miliar hingga Rp41,25 miliar.

Sedangkan yang bertindak se ba gai penjamin pelaksana emisi efek (underwriter) dalam aksi kor po rasi ini adalah PT Sinar mas Sekuritas. “Kami sebagai salah satu perusahaan integrated cor po rate solution terbesar di Indo nesia berkeyakinan bahwa penawaran umum perdana sa ham ini akan mendukung visi perusahaan mengembangkan sumber daya manusia yang an dal di Indonesia,” ujarnya.

Dari perolehan dana IPO ini, menurut Herman, sebagian besar atau sekitar 71,23% akan digunakan untuk pelunasan utang AB Sinarmas Multifinance. Sedangkan sekitar 20,61% digunakan untuk pe nyertaan saham pada PT Hu man Resouce Provider (HRP) dan sisanya sekitar 8,16% untuk modal kerja.

Sebagai catatan, pendapatan bersih perseroan pada 30 April 2018 sebesar Rp191,5 miliar dan laba berjalan per 30 April 2018 sebesar Rp1,4 miliar. Total ekuitas perusahaan mencapai Rp41,37 miliar pada 30 April 2018.

Perseroan menargetkan pernyataan efektif dari Oto ri tas Jasa Keuangan (OJK) pada 19 Oktober 2018 dan masa penawaran umum pada 24-26 Oktober 2018. Pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) direncanakan pada 2 November 2018.

heru febrianto