Edisi 12-10-2018
Aroma Pesta Gol


BRUSSELS–Belgia bakal mengalahkan Swiss dalam pertandingan yang menghibur pada lanjutan UEFA Nations League.

Harapannya agar De Rode Duivels bisa lebih leluasa untuk melaju ke babak semifinal. Janji itu diutarakan Pelatih Belgia Roberto Martinez. Dia percaya pasukannya akan tampil ganas saat menjamu Swiss di Stade Roi Baudouin, dini hari nanti.

Dengan demikian, Dries Mertens dkk bisa merebut urutan pertama Grup 2 di League A. “Ada banyak pertandingan seru yang bisa ditawarkan UEFA Nations League. Karena itu, saya berharap Belgia bisa mengalahkan Swiss dalam pertandingan yang melahirkan banyak gol,” ucap Martinez, dilansir Skysport .

Pertemuan antara Belgia dan Swiss memang bisa dianggap duel dua predator. Karena, keduanya termasuk tim yang paling banyak mencetak gol. Pada laga pertama, Swiss pernah mencukur Islandia 6-0, sedangkan Belgia berhasil melibas Islandia tiga gol tanpa balas.

Untuk sementara Swiss berada di urutan pertama karena lebih unggul atas Belgia dalam selisih gol. Itu sebabnya, duel ini bisa menentukan siapa yang layak menjadi pemimpin klasemen sementara di Grup 2. Beban itu disadari Martinez.

Dia mengklaim jika nanti sanggup menjinakkan Swiss, kemampuan Belgia akan semakin diakui. Itu akan menujukan keberhasilan pasukannya melaju ke semifinal Piala Dunia 2018 bukanlah kebetulan.

Martinez yakin Belgia bisa memenuhi misi ini. Pasalnya, semangat juang armadanya sedang tinggi lantaran sudah membukukan tiga kemenangan beruntun. Mereka berhasil merebut posisi ketiga di Piala Dunia 2018 dengan menjinakkan Inggris 2-0 pada 14 Juli lalu.

Hegemoni itu dilanjutkan dengan mengandaskan Skotlandia 4-0 pada laga uji coba, Sab tu (8/9). Lalu, yang terbaru memukul Islandia lewat penalti Eden Hazard dan dua gol Romelu Lukaku pada Rabu (12/9).

Jika melihat kelapangan, kans Belgia meraih angka penuh cukup terbuka. Itu karena gaya permainan mereka cukup apik. Akurasinya menembus 91% dan penguasaan bolanya bisa mencapai70%.

Saat berjumpa Islandia, Belgia juga bisa melakukan upaya hingga 21 kali. Kumpulan skuad berkualitas juga membuat peluang Belgia semakin terbuka. Tuan rumah diperkuat amunisi yang mayoritas membela klub besar di Eropa.

Ada Thibaut Courtois (Real Madrid) sebagai kiper utama. Kemudian Toby Alderweireld (Tottenham Hotspur) dan Vincent Kompany (Manchester City) yang akan menjaga pertahanan. Masih ada Marouane Fellaini (Manchester United) dan Axel Witsel (Borussia Dortmund) yang siap mengisi lini tengah.

Barisan depan Belgia sangat menakutkan karena adanya Ha zard (Chelsea), Lukaku (Man chester United), dan Mertens (Napoli). Lukaku diyakini bakal menjadi hantu bagi Swiss lantaran menjadi top skor di League A dengan dua gol. Meski demikian, Belgia tidak boleh lengah.

Pasalnya, tim tamu punya kekuatan yang merata di setiap lini. Mereka juga memiliki pemain berkelas macam Granit Xhaka (Arsenal) dan Xherdan Shaqiri (Liverpool).

Swiss semakin berbahaya karena bertekad menyudahi catatan tidak pernah menang selama tiga pertemuan terbaru kontra Belgia. Saat duel teranyar pada 28 Mei 2016, Die Nati tumbang 1-2 di ajang persahabatan.

m mirza

Berita Lainnya...