Edisi 14-10-2018
Sri Mulyani Menteri Keuangan Terbaik 2018


DENPASAR –Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dinobatkan sebagai Menteri Keuangan Terbaik 2018 versi majalah Global Markets .

Anugerah Finance Minister of The Year, East AsiaPacific ini diberikan atas kiprah nya mempertahankan reputasi keuangan Indonesia di tengah kondisi yang lebih menantang. Kebijakan Menkeu dianggap kredibel dan efektif. Penghargaan ini diberikan di tengah Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018 di Bali.

Global Markets adalah majalah berita terkemuka di bidang pasar ekonomi internasional yang dalam 30 tahun terakhir telah menjadi salah satu acuan bagi para pelaku dan institusi di sektor ekonomi dan keuangan internasional.

Sebelumnya Sri Mulyani juga telah memperoleh beberapa penghargaan seperti gelar Menteri Keuangan Terbaik Asia 2006 yang diberikan Emer ging Markets Forum pada Sidang Tahunan Bank Dunia dan IMF 2006 di Singapura, Menteri Keuangan Terbaik 2006 dari majalah Euromoney .

Dia juga pernah ditahbiskan sebagai wanita paling berpengaruh ke- 23 di dunia versi majalah Forbes 2008. Terakhir dia dinobatkan sebagai menteri terbaik dunia pada World Government Summit di Dubai, Februari 2018.

Seperti ditulis Global Markets, Sri Mulyani men dapat tan tangan terbesarnya saat datang kembali untuk menjadi menteri keuangan kali kedua. Perekonomian Indo nesia menawarkan potensi besar, tetapi memberikan beban persoalan yang serius bagi Kementerian Keuangan.

Pengumpulan pajak telah lama menjadi masalah di negara ini, tetapi pemerintah juga berjuang untuk membelanjakan uangnya. “Bagi kami, reformasi di bidang perpajakan bukanlah kemewahan maupun pilihan.

Itu adalah keharusan. Kita bersama dengan komunitas global berkomitmen dengan automatic exchange of information (AEOI) dan berkoordinasi dengan negara-negara untuk menghindari BEPS (Base Erotion and Profit Shifting ).

Kita terus berupaya meningkatkan kepatuhan pembayar pajak di Indonesia. Tidak ada negosiasi,” ujar Sri Mulyani saat menerima penghargaan. Menurut dia, kebijakan fiskal dan anggaran negara, yang merupakan dua alat fun da mental Kementerian Keuangan untuk mengarahkan pembangunan ekonomi, harus dapat dipercaya dan menjadi tulang punggung reformasi kebijakan.

Dengan sinergi dan dukungan berbagai pemangku kepentingan, reformasi fiskal dapat dipertahankan dalam tiga aspek penting dari ang garan negara Indonesia, yaitu pendapatan, pengeluaran, dan pembiayaan.

Semua itu bertujuan untuk membangun anggaran negara yang lebih sehat, penuh kehatihatian, dan lebih produktif. Global Markets mengingatkan Sri Mulyani bahwa tantangan tidak akan berhenti. Tantangan dimaksud adalah bagaimana mendorong investasi infrastruktur, sementara keuangan negara harus dijaga agar tetap stabil.

inda susanti