Edisi 14-10-2018
Tank Challenger 2 Pendeteksi Musuh Otomatis


British Aerospase (BAE) meresmikan desain Tank Angkatan Darat Inggris terbaru.

Peningkatan sistem peringatan laser, penargetan otomatis berbasis kecerdasan buatan (AI), dan bentuk termal ‘Planet Earth II Style’ menjadi fitur andalannya.Desain terbaru BAE System adalah peningkatan yang diusulkan untuk Challenger 2, sebuah tank yang telah bertugas di Irak dan Bosnia.

Para kepala pertahanan berencana untuk memperpanjang hingga 2035. Terkenal sebagai perusahaan rekayasa, BAE menjadi salah satu perusahaan kendaraan tempur terbesar di dunia. BAE juga pernah merilis trailer gaya Hollywood untuk kendaraan. BAE menjadi salah satu dari dua penawar desain tank.

Bersama dengan kontraktor pertahanan Jerman, Rheinmetall, keduanya bersaing untuk kontrak memperpanjang hidup Challenger. Sebelum Challenger 2, Challenger 1 digunakan selama Perang Teluk pertama dan melayani selama invasi Irak 2003 lalu.

Selain itu, Challenger 1 juga dikerahkan di Bosnia dan Kosovo selama misi pertempuran di Yugoslavia. NATO menggunakan tank itu pada akhir 1990-an. Tidak berbeda dengan Challenger 1, Challenger 2 juga memiliki empat orang awak.

Tank ini membawa senapan utama 120 mm dan dua senapan mesin 7,62 mm dengan kecepatan tertinggi sekitar 37 mph. Challenger 2 telah beroperasi sejak 1998 dengan berbagai pertempuran. Saat ini tank tersebut dalam pelayanan dengan Hussars Kerajaan Ratu, Hussars Kerajaan Raja, dan Resimen Tank Kerajaan.

BAE telah mengembangkan desain terbaru yang lebih canggih di pusat kendaraan tempurnya di West Midlands, Inggris, dikutip dari dailymail . Fitur-fiturnya termasuk sistem perlindungan aktif yang mengikuti peningkatan Challenger 2.

Salah satunya adalah mendeteksi rudal antitank yang masuk atau penetrasi putaran rudal pada dinding tank. Perusahaan mengatakan mekanisme pertahanan yang canggih bisa secara otomatis meluncurkan kontra ledakan untuk menetralkan ancaman.

Dalam peningkatan defensif lebih lanjut, tank bisa mengidentifikasi sumber ancaman dengan sistem peringatan laser. Ancaman tersebut secara otomatis mengubah senapan tank untuk menghadap ke arah itu.

Tank baru ini juga membawa kamera inframerah depan dan belakang. Perusahaan BAE menggambarkan mirip dengan yang digunakan dalam program televisi seperti Planet Bumi II, film dokumenter alam yang disajikan Sir David Attenborough.

Inframerah memberikan gambar malam yang tajam. Mereka memberikan fitur pada kendaraan yang di-upgrade dengan nama ëBlack Nightí. “Inggris adalah rumah bagi beberapa perusahaan rekayasa terbaik di dunia, yang telah mendorong batas-batas desain kendaraan tempur dengan Black Night,” kata Simon Jackson, pemimpin kampanye untuk Tim Challenger 2.

Kendaraan itu akan memiliki dua sistem penglihatan malam independen yang memungkinkan seorang penembak untuk fokus pada satu sasaran, sementara seorang komandan mengidentifikasi orang lain secara bersamaan.

Kecepatan dan keakuratan target harus dimiliki oleh pengendali peralatan. Challenger 2 memiliki fitur yang membuat kru tank dapat mengidentifikasi musuh dan target lebih cepat.

“Kami menyediakan sebagian besar dari peningkatan ini dari tanah rumah (Inggris), namun kami telah memilih perusahaan pertahanan terbaik dari seluruh dunia untuk berkolaborasi dengannya juga, termasuk nama dari Kanada, Prancis, dan Jerman, yang membawa keterampilan unik dan teknologi yang teruji,” kata Jackson.

Senjata turret -nya memiliki fitur yang disebut perusahaan sebagai pengereman regeneratif. Hal ini menghasilkan tenaga ketika terjadi pelambatan senapan saat kembali ke posisinya.

Walaupun memiliki berbagai fitur baru dan canggih, energi yang dibutuhkan tank tidak terlalu besar. Bisa dikatakan seperti tank pada umumnya atau bahkan lebih hemat. “Angkatan Darat Inggris kami memiliki komitmen bahwa kami akan memberikan peningkatan (kendaraan tempur) yang paling modern dan nilai terbaik untuk uang,” ujar Jackson.

Perusahaan ini memimpin kemitraan dengan perusahaan-perusahaan pertahanan besar yang secara kolektif dikenal sebagai Tim Challenger 2. Tim tersebut mengajukan tawaran untuk Life Extension Project (LEP) tank.

LEP di maksudkan untuk men dorong tanggal penarikan Challenger 2 yang awalnya dari 2025 hingga 2035. Tanpa ada nya perubahan Challenger 2, perpanjangan pun tidak bisa di lakukan.

BAE dan Rheinmetall memenangkan kontrak awal senilai 23 juta GBP pada bulan Desember 2016. Tahap pengembangan dari penawaran ini dimulai oleh kedua perusahaan saat diperintahkan untuk datang dengan desain.

Kedua kontraktor akan mengajukan tawaran untuk fase-fase kontrak Demonstrasi, Manufaktur, dan Layanan, untuk menyediakan kendaraan yang telah selesai. Tetapi, Rheinmetall belum mengungkapkan rincian dari rencananya sendiri untuk upgrade Challenger 2.

Perusahaan yang berbasis di Jerman itu mengatakan sedang mengerjakan proposal untuk meningkatkan efektivitas tempur dari kendaraan. Kemudian BAE mengatakan tank akan dikirim ke Inggris, termasuk fasilitas perakitan dan pengujian di Merthyr Tydfil, Wales. Perusahaan saingan Jerman juga menambahkan bahwa aspek kunci dari tawaran Rheinmetall adalah untuk melibatkan pemasok yang berbasis di Inggris.

fandy