Edisi 16-10-2018
Delapan Alasan Gunakan Modem Eksternal


FITUR tethering atau mobile hotspot pada smartphone memang sangat berguna untuk menyambung berbagai gadget , termasuk laptop, ke dunia maya.

Seharusnya karena smartphone sudah bisa “memancarkan” internet, maka modem eksternal tidak terpakai lagi. Namun, faktanya tidak seperti itu. Peminat modem eksternal tetap tinggi dengan penjualan relatif stabil. Produk dongle modem atau biasa dikenal mobile Wi- Fi ini masih punya daya tarik tersendiri dibanding smartphone . Apa saja daya tariknya? Tethering internet lewat smartphone membuat baterai cepat habis. Padahal, ponsel krusial untuk berkomunikasi, apalagi jika kita sedang berada di kafe yang tidak punya colokan atau lupa membawa power bank . Maka itu, menjadi tidak ideal ketika internet di laptop untuk bekerja harus bersumber dari ponsel yang penting pula untuk bekerja.

Konsumsi data menjadi tidak terukur. Akan merepotkan ketika paket data di ponsel tiba-tiba habis saat kita sedang butuh berkomunikasi lewat Whats A pp . Tentu akan sangat menyebalkan. Sebaliknya, ketika paket data di modem eksternal habis, kita masih memiliki ponsel sebagai cadangan. Modem eksternal biasanya ditawarkan dengan pilihan promo dan banyak sekali paket bundling dengan durasi cukup panjang, misalnya setahun. Jadi, pengguna bisa mendapat harga paket data yang terbilang hemat. Seperti D-Link DWR-932C yang ditawarkan dengan paket data Telkomsel 14 GB selama dua bulan.Kecepatan data lewat modem eksternal relatif lebih tinggi karena hanya digunakan untuk data, tanpa terbagi dengan suara.

Bahkan, pengguna bebas memilih operator yang menawarkan koneksi data 4G LTE paling cepat dan harga paling terjangkau. Sementara ponsel utama tetap memakai operator dengan jangkauan paling luas, seperti Telkomsel atau XL. Soal kepraktisan. Modem eksternal umumnya berukuran ringkas dan ringan sehingga tidak merepotkan saat dibawabawa. Contohnya modem D-Link DWR- 932C warna hitam yang memiliki beberapa indikator sederhana sinyal, power , dan jaringan. Sementara ukurannya ringkas dengan panjang 105 mm dan lebar 65 mm. Juga memiliki selot untuk micro - SD dan koneksi micro - USB .

Modem eksternal bisa dipakai untuk beberapa orang sekaligus. Modem D-Link DWR-932C dapat dipakai 10 perangkat sekaligus. Ini tentu lebih praktis saat butuh bekerja secara kelompok atau komunal. Downlink -nya mencapai 150 Mbps, sedangkan uplink -nya 50 Mbps.Harga modem eksternal relatif terjangkau. Modem D-Link DWR-932C dibanderol hanya Rp600.000-an. Daya tahan baterai 2.000 mAh-nya pun cukup lama, mencapai 6-7 jam atau bisa bertahan seharian untuk bekerja.Modem ini masih memiliki sejumlah fungsi tambahan. Selain sebagai modem Wi-Fi , juga bisa menjadi flash disk atau card reader.

Danang arradian