Edisi 23-10-2018
Laga Penghakiman Lopetegui


MADRID – Kemenangan atas Viktoria Plzen pada lanjutan Liga Champions dini hari nanti men jadi harga mati bagi Pelatih Real Madrid Julen Lopetegui.

Laga yang berlangsung di Santiago Bernabeu tersebut bisa menentukan masa depannya. Kekalahan 1-2 dari Levante, Sabtu (20/10), membuat kapasitas Lopetegui dipertanyakan. Pasalnya, Madrid telah melewati lima pertandingan berturutturut tanpa kemenangan, yakni empat kalah dan satu imbang. Akibatnya, Los Blancosterlempar dari empat besar klasemen sementara Primera Liga. Merosotnya kinerja Madrid jelas menimbulkan kegalauan petinggi klub. Mereka dikabarkan mempertimbangkan memecat Lopetegui sebelum laga El Clasicomelawan Barcelona, Minggu (28/10).

Rumornya makin santer karena beberapa nama beken sudah masuk dalam radar Madrid, yakni Joachim Loew, Juergen Klopp, Antonio Conte, Mauricio Pochettino, Massimiliano Allegri, hingga Jose Mourinho. “Itu (pemecatan) adalah sesuatu yang terakhir di pikiran saya. Saat ini kami memang bersedih, tapi saya ingin para pemain bangkit dan bersiap untuk laga selanjutnya. Semangat saya lebih besar dari sebelumnya karena tim telah memberikan segalanya di lapangan. Kami akan segera bangkit,” ucap Lopetegui dilansir football-espana. Meski sedang berada pada situasi sulit, Lopetegui tetap pantang menyerah.

Dia menegaskan fokus utamanya adalah mengembalikan Madrid ke jalur kemenangan dengan mengalahkan Viktoria Plzen di Santiago Bernabeu. Terlebih hasil positif bisa menjaga kans Madrid melaju ke babak 16 besar Liga Champions. Saat ini Isco dkk menempati posisi kedua klasemen sementara Grup G dengan tiga poin. Mereka urung merebut posisi pertama lantaran dikalahkan CSKA Moscow 0-1 pada laga sebelumnya. Guna meraih hasil positif, Lopetegui akan berupaya membenahi kelemahan Madrid terutama di sektor depan.

Trio Karim Benzema, Gareth Bale, dan Marco Asensio diharapkan kembali mengganas dengan mencetak banyak gol. Keputusan juru taktik berusia 52 tahun tersebut memilih Benzema, Bale, dan Asensio dinilai tepat. Sebab ketiganya akan mendapatkan dukungan dari Toni Kroos, Luka Modric, dan Casemiro. Sedangkan di bawah mistar, Thibaut Courtois, kemungkinan menjadi starter ketimbang Keylor Navas. Dukungan penuh juga datang dari kapten Sergio Ramos. Dia menilai apa yang dialami Madrid merupakan tanggung jawab seluruh anggota tim. Bek berusia 32 tahun itu optimistis Lopetegui akan mampu mengembalikan reputasi Madrid.

Harapan Ramos mendulang tiga poin didukung statistik. Madrid pernah menghadapi wakil Republik Ceko lainnya, yakni Sparta Praha di penyisihan grup Liga Champions musim 2001/2002. Ketika itu, Los Galacticossukses mengalahkan mereka dua kali. “Satu-satunya cara membalikkan keadaan adalah bersatu. Lopetegui adalah orang yang sangat memotivasi dan meyakinkan, dan kami harus percaya padanya. Dia adalah orang pertama percaya kami membutuhkan persatuan,” kata Ramos. Meski demikian, Madrid tidak boleh lengah lantaran Plzen datang ke Spanyol dengan kepercayaan diri tinggi. Tim berjuluk Viktorkaitu tidak terkalahkan dalam tiga laga terakhir semua kompetisi.

“Kami harus lebih meyakinkan saat melawan Madrid. Harus lebih tegas dan terarah. Kelengahan sedikit saja bisa berakibat fatal,” kata Pelatih Plzen Pavel Vrba .

Alimansyah


Berita Lainnya...