Edisi 23-10-2018
Lanjutkan Momentum


ATHENA– Pelajaran berharga dipetik Bayern Muenchen setelah keluar dari periode sulit. Die Roten bertekad melanjutkan momentum positif saat bertandang ke Olympiako Stadio Spyros Louis, markas AEK Athens, dini hari nanti.

Kemenangan 3-1 atas VfL Wolfsburg di Bundesliga, Sabtu (20/10), seakan mengangkat tekanan Muenchen. Maklum, pada empat laga sebelumnya di semua kompetisi, mereka hanya mengemas dua imbang dan dua kekalahan. Perasaan lega dilontarkan Pelatih Muenchen Niko Kovac. Dia mengatakan hasil bagus atas Wolfsburg merupakan indikator bahwa para pemainnya cukup piawai dalam mengubah situasi sulit menjadi energi positif. “Tekanan begitu besar. Saya sangat mengapresiasi tim. Melawan Wolfsburg, Anda bisa melihat kami bukan hanya memiliki sepak bola berkualitas, juga kemampuan hebat dalam bertarung,” kata Kovac, dilansir ESPN.

Kendati demikian, Kovac enggan larut dalam euforia. Juru taktik berusia 47 tahun tersebut menantang pasukan - nya agar terus menjaga konsistensi, terutama di Liga Champions saat menghadapi AEK Athena pada laga ketiga penyisihan Grup E. Ya, setelah ditahan Ajax Amsterdam 1-1, Rabu (3/10), FC Hollywoodberambisi membawa pulang kemenangan guna menekan Ajax yang untuk sementara menempati posisi pertama dengan empat poin. “Jika Anda menang, semua - nya akan kembali membaik. Tapi, sepak bola tidak semudah itu. Kami tentu senang kembali meraih kemenangan dan kami juga senang bisa menjaga momentum baik ini,” ujar Kovac.

Kans Muenchen membawa pulang tiga poin terbuka cukup lebar. Seperti diketahui, AEK Athena menempati dasar klasemen Grup E lantaran menelan dua kekalahan. Selain itu, tim tamu memiliki skuad yang mumpuni. Meski Franck Ribery dipastikan absen karena cedera, Muenchen tetap solid. Arjen Robben dan Serge Gnbry akan memperkuat lini tengah dan mendukung Robert Lewandowski yang sedang on firedengan torehan 10 gol dari 11 penampilan. Selain itu, Kovac kabarnya bakal memberikan kesempat - an kepada pemain yang diistirahatkan saat melawan Wolfsburg untuk tampil seperti Thomas Mueller dan Jerome Boateng.

Dia menilai rotasi sangat diperlukan mengingat sebagian besar armadanya sering memperkuat tim nasional. “Para pemain yang tampil di jeda internasional membutuh - kan istirahat sehingga kami melakukan rotasi. Tapi, semuanya bisa berubah di lagalaga berikutnya. Segala sesuatunya harus berjalan dinamis,” tandas Kovac.

Alimansyah