Edisi 08-11-2018
UNICEF Puji Laporan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan RI


JAKARTA–Indonesia meluncurkan Laporan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Tujuan Ke-4 (TPB4) untuk Indonesia. UNICEF menilai laporan yang dibuat Indonesia akan menjadi contoh bagi negara lain.

Perwakilan UNICEF Indonesia Debora Comini memberikan apresiasi kepada Kemendikbud, Bappenas, dan BPS yang telah menjalin kerja sama dengan baik dalam penyusunan Laporan Garis Acuan Tujuan Pembangunan Ber kelanjutan Edisi Tujuan Ke-4 untuk Indonesia. “Laporan negara untuk Baseline TPB Tujuan Ke-4 ini merupakan yang pertama di dunia. Laporan ini akan menjadi model yang diikuti Negara-negara lain di kawasan ini maupun kawasan lain di dunia,” katanya saat acara peluncuran di Jakarta. Agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 2030, menurut Debora, merupakan pembaruan komitmen global un tuk pembangunan ber kelanjutan yang pada saat yang sama memberi peluang untuk kolaborasi lintas sektoral, membangun kerja sama dan akunta bilitas untuk mencapai sasaran prioritas global.

Mengikuti prin sip Tujuan Pem bangunan Ber ke lanjutan, yakni Tak Ada Satu pun yang Ter ting - gal, Tu juan Ke-4 menekankan inklusi dan pemerataan pendidik an de ngan berfokus pada peng hapusan disparitas antardaerah dan an tarkelompok so - sial eko nomi. Debora menyatakan bahwa Pemerintah Indonesia ber komit men terhadap Agenda 2030 dan telah melakukan sejumlah langkah besar dalam mem perluas akses yang setara ke pen di - dikan dasar dan menengah yang berkualitas. “Terlepas dari ke berhasilan luarbiasa da lam me n ing kat kan jumlah anak dan remaja yang ber par tisipasi dan menyelesaikan semua jenjang pendidikan, La por an Ba seline TPB Tujuan Ke-4 ini me nun juk kan bahwa ke miskinan ma sih menjadi salah satu ham bat an terbesar untuk par ti si pasi pendidikan di se mua jen jang,” jelasnya.

Pengembangan Laporan Garis Acuan TPB Tujuan Ke-4 un tuk Indonesia, menurut UNICEF, mencerminkan komit men peme rintah yang ingin terus be - rupaya menuju perbaikan berkelanjutan dan penguatan sistem pendidikan, persekolahan, dan pembelajaran yang dila ku - kan baik di dalam mau pun di luar kelas untuk semua anak, remaja, dan orang dewasa. Sementara itu Sekjen Kemendikbud Didik Suhardi me - nyampaikan, Pemerintah In - do nesia telah berkomitmen un tuk memajukan pemera taan dan kualitas pendidikan bagi semua dalam upaya men capai target-target Tujuan Ke-4 TPB pada tahun 2030. “Tujuan Pembangunan Milenium atau Millennium Development Goals (MDGs) yang dimulai sejak 2015 adalah me le - takkan fon dasi untuk ter ciptanya ma syarakat yang lebih in - klusif, adil, dan ber kel an jutan pada ta hun 2030,” terangnya.

Selanjutnya, menurut dia, di teruskan dengan Tujuan Pem bangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Di antara 17 tujuan, Tu juan Ke-4 berfokus pada upa ya menjamin kualitas pendidikan yang inklusif dan merata serta meningkatkan kesempatan belajar sepanjang hayat untuk semua. Hal ini menekankan diri pada prinsipprinsip dasar yang kemudian harus menjadi landasan bagi agenda pem ba ngunan saat ini dan masa de pan di sektor pendidikan. Target-target dalam Tujuan Ke-4 mencakup berbagai isu dan aspek pendidikan, ter masuk partisipasi, kualitas dan ha sil pembelajaran, lingku ngan sekolah, kualitas guru, serta ko mitmen atas nilai-nilai kewar ganegaraan global dalam pendidikan.

Indikator-ind i ka tor pen capaian di dalam Tu juan Ke-4 ini dapat membantu Pemerintah Indonesia dalam mem prio ritaskan upaya dan sumber daya yang dimiliki un tuk me mastikan pendidikan berkualitas yang inklusif dan berkeadilan serta mempromosikan kesemp atan belajar se panjang hayat bagi semua. “Laporan Baseline SDGs Tujuan Ke-4 ini merupakan kon tribusi penting bagi upaya Indonesia untuk me ng ope rasio nalkan dan melokalkan target-target utama pe ngem bangan pendidikan dalam konteks nasional Indonesia,” papar Didik.

Neneng zubaidah







Berita Lainnya...