Edisi 08-11-2018
Bayi 18 Bulan Diselamatkan dari Laut di Selandia Baru


PLENTY –Seorang anak usia 18 bulan diselamatkan dari laut saat terombang-ambing melintasi nelayan yang sedang menangkap ikan. Proses penyelamatan ini dianggap sebagai keajaiban oleh para pakar keamanan laut karena biasanya insiden ini berakhir tragis.

Saat itu nelayan berna ma Gus Hutt bersiap menangkap ikan pada pagi hari, saat dia me lihat suatu benda seperti boneka sedang me lin tasinya di antara ge lombang laut di Pantai Matata di Teluk Plenty, North Island, Selandia Baru. “Saya pikir itu hanya bo neka. Jadi, saya ambil dan me me gangnya dengan le ngan, bahkan saat itu saya masih menduga itu hanya boneka,” ujar Hutt kepada Whakatane Beacon pada 26 Okto ber lalu saat kejadian itu berlangsung. Dia menjelaskan, “Wa jahnya seperti keramik, dengan ram but pendeknya basah, namun kemudian ada sedikit suara dan saya pikir, ëoh Tuhan ini bayi dan masih hidupí.

” Bayi yang dikira bo neka itu adalah bocah usia 18 bulan ber nama Malachi Reeve yang mem buka ritsle ting ten da orang tuanya lalu menuju laut dan ke mudian ombak memba wanya mengapung ke tengah lautan. Hutt yang warga lokal di sana itu tidak biasanya berada se ki tar 100 meter dari lokasi bia sa nya di pinggir pantai saat benda itu mengapung melintasinya. “Dia mengapung dengan kece patan tetap bersama gelom bang air. Jika saya tidak berada di sana atau jika saya hanya di sana satu menit kemudian saya tidak akan melihatnya,” kata Hutt, dikutip Channel News Asia. “Dia benar-benar berun tung, tapi dia memang belum saatnya pergi. Ini bukan waktunya,” ujar dia.

Orang tua Malachi panik saat tahu anaknya hilang. Mereka pun segera ke tempat penerimaan kamp di mana ibunya, Jessica Whyte, menemukan anaknya sudah berubah ungu, dingin, dan terlihat lebih kecil dari biasanya. Namun setelah perawatan para medis, bocah itu di nya takan dalam kondisi normal dan Whyte menyatakan anaknya tidak mengalami kondisi kritis akibat ke jadian itu.

Muh shamil








Berita Lainnya...