Edisi 08-11-2018
Blazers Kejutkan Bucks


PORTLAND - Christian James ‘CJ’ McCollum tidak menyangka bisa menjadi bintang kemenangan Portland Trail Blazers di Moda Center at the Rose Quarter, kemarin.

Pasalnya, peraih Most Improved Player NBA 2016 ini menciptakan 40 poin saat membantu timnya mengalahkan Milwaukee Bucks 118-103. McCollum mencetak 40 poin dengan persentase tembakan 65,3%.

Dalam pertandingan ini, dia juga mencetak rekor field goal tertingginya dalam musim ini dengan memasukkan 17 dari 26 tembakan. Shooting guard berusia 27 tahun itu benar-benar sulit dihentikan. Bahkan, Donte DiVicenzo sempat tergelincir (ankle breaker) karena menjaganya.

Meski demikian, McCollum belum tahu apakah itu menjadi permainan terbaik sepanjang kariernya. “Apakah saya bermain bagus atau tidak. Saya tahu waktu yang saya ha bis kan untuk mempersiapkannya,” kata McCol lum, dilansir thescore .

Kehadiran McCollum benar-benar menjadi hal mengerikan bagi Bucks. Dia membuat tuan rumah bisa memasukkan 52,7% tembakannya pada pertandingan ini. Sementara tim tamu hanya menghasilkan 43,5%.

Namun, Blazers juga harus berterima kasih kepada pemain lainnya. Guard Damian Lillard berhasil menyumbang 13 poin, 6 rebound , dan 3 assist . Sementara pemain cadangan Evan Turner sukses menciptakan doubledouble pertamanya sejak 2016- 2017 dengan mencetak 16 poin dan 11 rebound .

Mereka bahumembahu membantu Blazers memenangkan pertandingan kedelapan dari 11 laga di babak reguler NBA pada musim ini. Kemenangan inisangat luar biasa mengingat Bucks sedang berada dalam periode yang mengesankan di awal mu sim ini.

Apalagi, Giannis Antetokounmpo sukses mencetak 23 poin dan sembilan rebound . Lalu, Khris Middleton mencatat 22 poin dan Brook Lopez 22 poin. Namun, semua itu tidak bisa mencegah Blazers menggelar pesta.

Pelatih Bucks Mike Bu-denholzer mengakui performa McCollum menjadi mimpi buruk bagi timnya. Pasalnya, dia bermain tanpa henti hingga membuat armadanya menelan kekalahan kedua dari 10 pertandingan di musim ini.

“Banyak yang dilakukan CJ. Dia mendapat malam yang mengerikan. Setiap kali kami melakukan sedikit serangan, pasti momentum akan berubah. Dia membuat tembakan hebat,” ujar Budenholzer.

raikhul amar