Edisi 08-11-2018
Schaeffler Dukung Pengembangan Electric Vehicle


SCHAEFFLER memperkenalkan visi mereka untuk masa depan di Asia Pasifik sebagai mitra korporat Konferensi Asia-Pasifik di Asia-Pacific Conference of German Business ke-16 yang berlangsung pada 1-3 November 2018 di Jakarta.

Sebagai pembicara dalam sesi tentang “Mobilitas masa depan”, Klaus Rosenfeld, CEO Schaeffler AG, berbagi visi perusahaan untuk mengatasi salah satu tantangan global yang paling mendesak dengan meningkatnya urbanisasi dan implikasinya terhadap konsep mobilitas konvensional dan lingkungan-sebagai bagian dari strategi “Mobilitas masa depan”.

Schaeffler perkenalkan solusi terbaru untuk jaringan industri masa depan di booth mereka saat konferensi. Fokus nya adalah Machine tool 4.0 yang menjawab tantangan industri 4.0.

Solusi terintegrasi yang terhubung ke Schaeffler Smart EcoSystem, yang merupakan infrastruktur di gital untuk model bisnis baru berdasarkan layanan digital. Selama beberapa tahun terakhir, Schaeffler telah menerapkan kompetensi teknik intinya untuk memperluas perannya sebagai penyedia solusi mobilitas dan digitalisasi.

“Mobilitas dan digitalisasi telah muncul sebagai dua pendorong kemajuan yang paling penting. Dengan laju urbanisasi yang pesat, khu sus nya di Asia Pasifik, ada kebutuhan untuk konsep mobilitas baru bagi orang-orang untuk bergerak di perkotaan,” kata Klaus Rosenfeld.

Demikian pula pengetahuan menyeluruh di seluruh sistem sangat penting untuk mengembangkan produk dan solusi cerdas yang memungkinkan untuk menjawab tantangan Industri 4.0.

Asia Pasifik memainkan peran kunci dalam transformasi ini. Schaeffler telah hadir di wilayah ini selama lebih dari lima dekade dan perusahaan telah membangun jejak yang luas dan beragam dengan lebih dari 18.500 karyawan diselu ruh 17 fasilitas manufaktur dan tujuh pusat R & D yang terhubung ke jaringan global.

“Dengan kon tribusi 30% terhadap omzet global Schaeffler, Asia Pasifik memberikan kontribusi besar dalam meningkat kan nilai tambah lokal bagi pe langgan kami di divisi aftermarket automotif dan industri,” sebut Klaus Rosenfeld.

Selama dua tahun terakhir, Schaeffler telah membuat investasi strategis yang konsisten lebih dari 350 juta euro untuk meningkatkan kompetensi manufaktur dan teknik di Asia Pasifik.

Ini termasuk perluasan fasilitas R & D di Jepang, China, India dan Singapura; membangun jalur penghubung manufaktur Greenfield baru di China, Vietnam, dan Thailand; serta perluasan lima fasilitas produksi yang ada di seluruh wilayah Asia Pasifik Asia Pasifik memainkan peran utama sebagai bagian dari jaringan global Schaeffler untuk inovasi dalam robotika dengan center of exellence di Yokohama, Jepang, dan E-Mobilitas dengan pusat kompetensi di Anting, China.

Selain itu, kawasan ini merupakan pusat pengembangan R & D untuk Industri 4.0, mobilitas perkotaan, E-Mobilitas, kereta api, dan kendaraan roda dua (sepeda motor).

anton c