Edisi 08-11-2018
Sensasi Menerabas Malaysia dengan Big Bike Honda


HUJAN deras yang terus mengguyur tak menyurutkan bikerdari enam negara, yakni Indonesia, India, Thailand, Vietnam, Filipina, dan Malaysia untuk menerabas berbagai kontur jalanan di negeri jiran Malaysia.

Dengan menunggangi motor gede (moge) Honda atau big bike Honda, 60 rider berpengalaman merasakan sensasi menerabas kawasan Penang—Cameron Highland— Pahang—Putrajaya— Sirkuit Sepang selama tiga hari, mulai Jumat (2/11) hingga Minggu (4/11) dalam event Honda Asian Journey (HAJ ) 2018 .

Para biker menempuh perjalanan sepanjang sekitar 514 kilometer dengan bergantian menaiki berbagai jenis big bike Honda, di antaranya CB1000R, CB1100 Series, CB500 Series, CBR 500, CTX1300, CMX500 Rebel, Africa Twin CRF1000L versi terbaru, NM4 Vultus, hingga Goldwing seri terbaru.

Penjelajahan dimulai Kamis (1/11) saat para biker mendarat di Bandar Udara Penang, Pulau Pinang yang dipadati turis asing. Setelah mengantre cukup lama di loket pemeriksaan imigrasi, rombongan bergerak ke kawasan wisata Batu Feringghi, Pulau Pinang untuk bermalam dan persiapan touring.

Keesokan paginya, biker bergerak ke Stadium Batu Kawan untuk menjalani test ride session dan safety riding briefing dan skill check dari instruktur Honda. Peserta mengikuti pengarahan dan pemberian tips menunggangi moge secara aman selama sekitar tiga jam.

Selepas makan siang, rombongan biker yang sudah di atas big bike Honda masing-masing kemudian dilepas dengan kawalan patwal marshal dan polisi Malaysia. Rombongan bergerak melewati jalanan lurus highway di Penang menuju Sungai Perak dengan tujuan akhir kawasan Cameron Highland yang berada di ketinggian di atas 1.700 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Jarak tempuh Stadion Batu Kawan menuju Sungai Perak sekitar 142 kilometer. Adapun Sungai Perak—Cameron Highland jarak tempuhnya 138 kilometer. Seusai trek lurus, peserta harus menjaga konsentrasi dan tetap fokus agar bisa melalui jalanan menanjak berkelak-kelok.

Ketangguhan mesin big bike Honda pun terasa. Meski jalanan terus menanjak dan berliku, moge khas pabrikan dengan logo sayap tunggal ini bisa melibasnya dengan enteng. Sementara kondisi ruas jalan yang terkadang menyempit dan di beberapa bagian sedang diperbaiki membuat biker waspada dan adrenalin naik.

Kelihaian biker dalam mengendarai big bike Honda pun diuji. Apalagi cuaca tiba-tiba mendung dan turun hujan gerimis yang membuat jalanan basah dan cenderung licin. Salah seorang peserta dari Malaysia sempat tergelincir, namun beruntung tidak mengalami luka-luka.

Setelah rehat sebentar di perkebunan teh di Cameron Valley Tea House, perjalanan naik pegunungan dilanjutkan untuk mencapai lokasi menginap di Cameron Highland. Suhu dingin dan cuaca hujan gerimis dengan hawa yang sejuk membuat peserta nyaman beristirahat setelah seharian menjelajah jalanan dengan kuda besi.

Pagi harinya, hujan deras kembali turun disertai kabut tebal menyambut persiapan touring hari kedua. Beruntung sekitar pukul 08.00 waktu setempat hujan mulai mereda. Peserta touring pun dilepas kembali untuk melanjutkan perjalanan menuju kawasan Putrajaya dengan menempuh tiga etape.

Begitu dilepas, peserta harus melewati jalanan menurun tajam dengan rute berkelak-kelok disertai hujan yang kembali turun. Kontur medan yang cukup menantang membuat perjalanan pun dilakukan dengan tetap menjaga safety .

Kendaraan tetap dipacu namun marshal akan memperingatkan saat ada jalanan yang rusak, longsor maupun rawan binatang yang menyelonong menyeberang jalan. Beberapa kali kawasan sapi dan anjing liar yang berada pinggir jalan membuat marshal turun tangan mengamankan lokasi.

Perjalanan turun dari Cameron Highland disuguhi pemandangan alam yang indah di kanan dan kiri jalan. Etape pertama berhenti di Betau Rest Area untuk menukar big bike yang sebelumnya dikendarai dengan jenis big bike lainnya.

Masih disertai dengan hujan deras, peserta melanjutkan perjalanan etape kedua menuju Lemang Toki, Pahang. Total jarak perjalanan yang harus ditempuh sekitar 174 kilometer. Setelah makan siang dan beristirahat, peserta kembali melanjutkan perjalanan ke Putrajaya dengan melalui Genting Highlands dan ibu kota, Kuala Lumpur, yang berjarak tempuh 97,7 kilometer.

Dengan trek di jalan highway yang mulus, biker bisa menggeber motor dengan lebih kencang. Meski melaju kencang, beberapa tikungan menantang di sepanjang highway pun tetap bisa dilahap dengan aman. Keseruan terjadi saat di tengah-tengah perjalanan turun hujan yang sangat deras.

Tak ada waktu untuk memakai jas hujan yang sebenarnya dibawa selama touring . Alhasil, etape terakhir pada hari kedua harus melaju kencang sambil menerobos derasnya guyuran hujan. Lagilagi performa mesin dan ketangguhan serta kenyamanan big bike Honda teruji.

Tak ada kendala selama menerjang hujan deras yang turun hingga finis di Putrajaya. Setelah sampai di lokasi tujuan, para biker pun rehat di Putrajaya selama semalam. Esok harinya, Minggu (4/11) pagi rombongan kembali bergerak menuju Sirkuit Sepang.

Masing-masing peserta kembali berganti jenis tunggangan agar bisa merasakan performa dan ketangguhan berbagai jenis big bike Honda. Peserta harus riding menempuh jarak 80 kilometer dengan finis di parkiran Sirkuit Sepang, un tuk selanjutnya menonton Moto- GP 2018.

sunu hastoro