Edisi 08-11-2018
Dampak Tubuh Kurang Cairan


CAIRAN dan ion tubuh memiliki manfaat yang sangat penting. Kehilangan cairan dan ion pada tubuh akibat aktivitas sehari-hari menyebabkan fungsi tubuh tidak maksimal.

Dampaknya, gangguan kesehatan akan menyerang, sebut saja sakit kepala, kram, dan produktivitas tubuh terhambat. Karena itu, disarankan untuk selalu mengganti cairan tubuh yang keluar agar metabolisme tubuh tetap terjaga dengan baik.

Dr Haekal Yassier Anshari, pakar kesehatan, untuk mengganti cairan tubuh yang hilang, air putih saja tidak cukup. “Tubuh juga memerlukan asupan ion untuk menggantikan cairan ion yang hilang setelah beraktivitas,” ujar dr Haekal dalam acara Otsuka Resmi Meluncurkan Ion Water, Minuman Ion Rendah Kalori di Indonesia.

Kehilangan air tubuh pada manusia sehari-hari bisa disebabkan dua cara, yaitu secara normal dan abnormal. Seseorang kehilangan air secara normal melalui proses alami yang selalu dialami manusia setiap harinya, yaitu penguapan di kulit, keluarnya udara saat bernapas, berkeringat, serta melalui buang air kecil dan besar.

Dr Haekal menegaskan pentingnya memilih asupan cairan tepat. Data menunjukkan, 72% orang dewasa di Indonesia sudah bisa memenuhi kebutuhan cairannya, tetapi pemenuhan tersebut dilakukan dengan cara yang salah karena mereka cenderung mengonsumsi minuman manis, seperti kopi, soda, teh.

Kebiasaan ini akan berpotensi menimbulkan penyakit diabetes. “Inilah mengapa kita juga perlu cerdas dan berhati-hati dalam memilih asupan untuk memenuhi kebutuhan cairan harian,” ucapnya.

Ricky Suhendar, Marketing Direktur Amerta Indah Otsuka, mengatakan, masyarakat Indonesia kini sudah semakin peduli dengan kesehatan tubuhnya.

Berdasarkan riset yang dilakukan Mintel, 75% masyarakat urban Indonesia ingin memiliki pola makan yang lebih sehat dan 58% masyarakat Indonesia ingin melakukan olahraga lebih banyak.

(sri noviarni)