Edisi 09-11-2018
Ribuan Orang Masih Nonton TV Hitam Putih


LONDON - Lebih dari 7.000 orang masih menonton televisi dengan layar hitam dan putih di Inggris. Fakta ini mengejutkan karena sudah lebih dari setengah abad televisi (TV) dengan layar berwarna telah beredar luas.

London memiliki lisensi televisi terbanyak untuk hitam putih sebanyak 1.768, diikuti oleh West Midlands sebanyak 431, dan Greater Manchester 390. Total ada 7.161 keluarga di Inggris yang belum dapat menonton televisi berwarna meski telah disiarkan sejak 1967. BBC2 merupakan saluran televisi pertama yang rutin menyiarkan acara berwarna mulai dari Juli tahun lalu deng - an turnamen tenis Wimbledon. Jumlah lisensi hitam putih hampir setengah dalam lima tahun terakhir dan turun dari 212.000 pada 2000. Data itu dirilis oleh TV Licensing yang tam paknya meng ingatkan kembali pada sia pa pun me nonton televisi ha rus sesuai dengan hu kum memiliki lisensi televisi.

“Baik Anda me-non ton EastEnders, Strictly, atau Question Time dengan televisi tua hitam putih berusia 50 tahun atau dengan gambar berwarna di tablet, Anda perlu memiliki lisensi TV untuk menonton atau me re - kam pro gram saat mereka siaran,” kata juru bicara TV Licensing Jason Hill dikutip BBC. “Anda harus memiliki lis ensi TV untuk meng unduh atau menon ton program BBC di iPlayer, di pe rang kat apa pun,” ujar Hill. Bulan lalu, organisasi itu menyatakan lebih dari 26.000 pemuda berusia 18 hingga 25 tahun tertangkap saat sedang me non ton te - le visi live atau BBC iPlayer tanpa lisensi TV tahun lalu. Itu terjadi meski 92% pelajar itu tahu lisensi diperlukan untuk me nonton acara favorit mereka.

Lisensi hitam putih memiliki satu kelebihan dibandingkan dengan lisensi televisi ber warna, yakni tarifnya lebih mu rah hanya 50,50 poundsterling per tahun dibandingkan yang berwarna 150,50 poundster ling per tahun. TV Licensing tidak per - nah melakukan pe meriksaan ke ru mah warga yang hanya me miliki lisensi televisi hitam pu - tih. “Ini seluruhnya dilaku kan atas keper - ca yaan,” kata juru bicara TV Licensing. Sejarawan teknologi radio dan televisi, Jeffrey Borinsky menyatakan, para kolektor seperti dia masih memiliki sejumlah televisi hitam putih. “Siapa yang mau semua ini, televisi terbaru 4K Ultra HD, cakram satelit atau layar yang lebih besar daripada kamar Anda saat Anda bisa memiliki televisi hitam putih yang ber - harga,” tutur dia.

“Tiga puluh tahun silam, Anda masih bisa membeli televisi hitam putih, terutama ukuran kecil, paling kecil seharga 50 poundsterling dan yang menarik, beberapa orang masih memilikinya,” kata dia. Saat ini tak ada lagi televisi hitam putih baru yang dijual.

Muh shamil