Edisi 09-11-2018
Alya Nurshabrina Bakal Berikan yang Terbaik


JAKARTA - Miss Indonesia 2018 Alya Nurshabrina bertolak ke Sanya, China, untuk bertarung dalam ajang Miss World 2018 besok.

Doa masyarakat Indonesia mengiringi langkah Alya ke Miss World. Kemarin di kediamannya, Alya menggelar pengajian sekaligus syukuran untuk semakin mempertebal rasa percaya diri dan dukungan selama mengikuti ajang Miss World 2018. “Alhamdulillah, besok (hari ini) saya siap jalan mewakili Indo ne - sia di ajang Miss World 2018 lewat serangkaian persiapan matang selama tiga bulan ditambah dukungan keluarga dan teman serta seluruh masyarakat Indonesia untuk ke suk - sesan di ajang Miss World. Itu menjadi motivasi sendiri bagiku,” ujar Alya. Dia optimistis dan berjanji memberikan segala kemampuannya untuk mencapai hasil terbaik di Sanya.

“Banyak pembelajaran yang saya terima untuk Miss World yang akan mengantarkan pada kemenangan. Sukses itu kita dapatkan melalui dari proses dan giat dalam melakukannya. Apa pun hasilnya, saya akan mem be rikan yang terbaik,” ucap Alya. Alya mengaku beberapa kali sempat berbagi pengalaman dengan Achintya Nilsen, Natasha Mannuela, Maria Harfanti, dan Miss Indonesia 2014 Maria Rahajeng. “Saya juga bersyukur untuk kegiatan tahun ini ter - nyata banyak bersinggungan dengan Miss Indonesia di tahun-tahun sebelumnya. Ka - dang saya syuting atau datang ke acara bersama mereka,” tutur nya. Untuk persiapan ke be rang - katan, Alya sudah melakukan pengemasan.

“Saya mem persiap kan baju-baju untuk pen jurian di malam final. Kemudian baju sehari-hari baru saya masukkan, habis itu masukkan alat-alat mandi, make -up , peralatan rambut, dan lainnya,” katanya. Selain baju-baju, gaun, sepatu, dan pernik-pernik wanita serta alat make -up , yang paling penting adalah obat-obatan dan vitamin agar tetap fit selama karantina sehingga bisa tampil maksimal di malam final Miss World 2018. Pada masa karantina nanti Alya tentu akan bertemu deng an ratusan kontestan lainnya. Menjalin pertemanan walau saling berkompetisi satu sama lain ini biasanya sudah menjadi tradisi dalam masa karantina Miss World. Para Miss akan saling bertukar cinderamata yang dibawa dari negara masingmasing.

“Aku bawa banyak, rekan-rekan saya pe nyandang autisme di Bandung mereka bikin kerajinan. Ada scarf , bando, dan lain-lain,” ung kap Alya. Dengan pembekalan yang sudah didapat Alya dari Star Harvest Academy, mojang Bandung tersebut bisa bersinar di panggung Miss World 2018. Se - lama delapan bulan, Alya mendapat pembekalan meliputi character building, motivation, modeling, public speaking, stage act , dan olah vokal. “Selama delapan bulan diberikan pembekalan untuk persiapan Miss World. Semua diberikan terutama pada pela tihan olah vokal untuk mengoptimalkan suara Alya di talent show nanti,” ujar Chairwoman of Miss Indonesia Organization Liliana Tanoesoedibjo.

Liliana menambahkan, Yayasan Miss Indonesia mem berikan dukungan sepenuhnya kepada Alya yang berjuang mengharumkan nama Indone sia di Miss World. Dalam be berapa tahun terakhir Indonesia selalu bersinar di Miss World. Salah satunya lantaran keber hasilan menjadi yang terbaik pada kategori fast track Beauty with a Purpose (BWAP). Sejak era Miss Indonesia 2015 Maria Harfanti, Miss Indonesia 2016 Natasha Mannuela, dan terakhir Miss Indonesia 2017 Achintya Nilsen, Indonesia suk - ses meraih gelar fast track ini.

“Banyak sekali yang kita persiapkan untuk Alya, salah satunya memenangkan fast track BWAP. BWAP Alya lokasinya di Desa Seke-balingbing, Cimenyan, Kabupaten Bandung, daerah wisata. Intinya, dengan membangun keber sihan dan membangun fasilitas MCK, juga pembelajaran untuk entrepreneurship . Semoga dengan adanya proyek ini, kami yakin, Alya sebagai Miss Indonesia bisa memenangkan fast track Beauty With a Purpose,” kata Liliana.

Thomasmanggalla