Edisi 09-11-2018
Misi Perang Berbumbu Zombie


OVERLORD adalah jenis film yang lebih cocok ditonton beramai-ramai. Semacam film “biasa saja” yang akan jauh lebih menarik dan berkesan karena keriuhan respons banyak orang saat menontonnya.

Tegang bersama-sama, ngeri bersama-sama, juga tertawa berbarengan. Alkisah saat Perang Dunia II, pasukan sekutu Amerika Serikat, memiliki misi khusus di Prancis. Sekelompok orang men dapat tugas meng hancurkan menara gereja yang dikuasai pasukan Nazi Jerman.

Menghan curkan menara ini jadi misi yang teramat penting karena menara tersebut menjadi lokasi pengintaian yang superstrategis bagi Nazi untuk menghancurkan pasukan udara musuh.

Overlord lalu mengisahkan sekelompok kecil penyintas dari pasukan ini, yaitu Boyce (Jovan Adepo), Tibbet (John Magaro), Chase (Iain De Caestecker), serta Kopral Ford (Wyatt Russell).

Mereka sepakat untuk tetap menjalankan misi peng hancuran gereja, dibantu warga lokal Chloe (Mathilde Ollivier). Sampai di sini, jalan nya cerita dibuat menegangkan. Kelompok kecil penyintas ini harus selalu bermain kucing-kucingan dengan pasukan Nazi yang menguasai wilayah Prancis.

Dari mulai menghin dari patroli dadakan, sampai dikejar anjing tepat saat dekat markas musuh. Ketegangan dengan mudah dibentuk karena salah satu faktornya adalah kemampuan Overlord membuat ka rakter utamanya, Boyce, jadi karakter yang kuat dan mudah mengundang simpati.

Lalu setelah separuh film jalan, atmosfer film laga menegangkan ini lalu sedikit berubah haluan. Filmnya masih menegangkan, tapi jadi ditambah unsur horor dan gore karena tiba-tiba ada zombie . Dari mana zombie tiba-tiba bisa datang, silakan tonton sendiri filmnya.

Hanya saja, mungkin bagi beberapa penonton yang tidak terbiasa dengan gaya seperti ini, akan menganggap cerita jadi berubah konyol. Namun, konyol atau tidak, nyatanya jalannya cerita tetap menyenangkan.

Setelah adegan laga sebelumnya dikuasai adegan tembaktembakan, maka begitu zombie muncul, giliran adegan laga brutal berdarah-darah yang banyak disajikan untuk penonton. Sekadar catatan, film ini diproduksi oleh Bad Robot, rumah produksi bentukan produser sekaligus sutradara kawakan JJ Abrams.

Nama ini dikenal karena kerap membuat film laga fiksi ilmiah atau film dengan cerita segar nan eksentrik, misalnya Armageddon, Cloverfield , serta beberapa episode waralaba Star Wars.

Adapun beberapa film Bad Robot adalah waralaba Cloverfield dan waralaba Mission Impossible. Jadi, ide liar “semau gue” memang sudah jadi trademark rumah produksi ini. Overlord pun bisa dibilang melengkapi ciri khas itu.

herita endriana