Edisi 09-11-2018
Mesin Taiwan Diminati Manufaktur Indonesia


MESIN buatan Taiwan sangat diminati manufaktur di Indonesia. Selain harganya relatif murah, umurnya pun dinilai lebih panjang.

Selain itu, supplier -nya sangat suportif dan kualitasnya tidak kalah dari mesin-mesin Eropa. Iwan Lukito, Direktur Marketing PT Trieka Aimex, mengatakan, perusahaannya menggunakan mesinmesin dari Taiwan.

Hasil produksi mesinmesin di Taiwan dapat diterima konsumen. Kondisi mesin pun tidak berubah sejak didatangkan pada 10-15 tahun lalu. “Untuk produksi, kami pakai 60%-70% mesin dari Taiwan, salah satunya mesin tanur induksi.

Ada beberapa merek yang kami pakai, antara lain Five Power, Magnet, dan Shinway dari Taiwan. Di luar mesin tanur induksi, kami 100% menggunakan mesin dari Taiwan untuk proses moulding invesment casting ,” katanya.

Pada awal berdirinya tahun 1992, PT Trieka Aimex bekerja sama dengan Taiwan dalam hal infrastruktur hingga mendatangkan mesin-mesin dari Taiwan ke Indonesia. Saat ini mereka telah menghasilkan berbagai macam komponen suku cadang, seperti impeller (open, close, turbine), pump casing, yoke, dan separator burner.

Meskipun diproduksi menggunakan mesin buatan Taiwan, produk-produk PT Trieka Aimex berhasil masuk pasar Jepang, Eropa, dan Amerika. Di Indonesia, konsumen PT Trieka Aimex berasal dari PT Pertamina, PT Chevron, Petrokimia Gresik, Pupuk Kujang, hingga Indocement.

anton c