Edisi 06-12-2018
Pembangunan SDM Prioritas Semua Instansi


JAKARTA - Semua kementerian diminta untuk memasukan program pem ba ngun an sumber daya manusia (SDM) dalam rencana kerja tahun depan.

Pasalnya, tahun depan pembangunan di prio ritaskan untuk pem ba ngun an SDM. Hal ini diperintahkan Pre - siden Joko Widodo (Jokowi) dalam sidang kabinet pari - pur na. “Kita akan melakukan per geseran strategi untuk masuk ke program pem ba - ngunan SDM secara besarbesaran. Untuk itu saya minta semua,” kata Jokowi saat mem buka sidang kabinet pa - ripurna di Is tana Negara, Jakarta, kemarin. Presiden secara khusus me minta Kementerian Te - naga Kerja (Kemenaker) untuk me rea lisasikan pembangunan ba lai pelatihan kerja dan ke te - rampilan di pesantren pada Ja - nuari mendatang.

Mulai tahun depan akan dibangun balai pe - latihan dan keterampilan di ku rang lebih 1.000 pondok pe - san tren (ponpes). Hal serupa juga perlu dilakukan kemen - terian-kementerian lainnya. “Lalu di Kementerian PUPR mengenai sertifikasi untuk te - naga-tenaga teknik yang ada di lapangan itu saya kira juga itu sesuatu yang bisa dimulai lebih awal. Mungkin juga misalnya Ke menterian Pertanian (Ke - mentan), saya minta berapa ra - tus dari PPL (penyuluh per ta - nian lapangan) kita bisa trai - ning kan ke luar. Saya kira hu - bungan Kementan dengan Tai - w an juga bagus, di sana saya kira sisi pertanian juga baik,” pa - parnya. Tidak hanya itu, Jokowi juga meminta Kementerian BUMN tidak saja me ning kat - kan kapa si tas pegawainya, t - a pi juga mas yarakat sekitar lingkungan BUMN.

Selan jut - nya, Ke menterian Pa ri wisata juga di minta untuk me mak - simalkan pendidikan vokasi di daerah-daerah yang memiliki potensi pariwisata. “Misalnya, Kementerian Pa riwisata bisa mengadakan vo cational training, dan tra i - ning-training terbuka di da - erah-da erah yang memiliki potensi pa ri wisata. Saya kira kerja sama yang dilakukan in - dustri dan SMK yang telah di - lakukan Ke menterian per - indus trian dan Kemendikbud adalah sesuatu juga yang harus ditingkatkan besarbesaran,” ungkapnya. Dia meminta semua pro - gram segera dimulai pada awal tahun depan. Dengan be gitu, saat pertengahan ta - hun dapat dilakukan evaluasi se cara me nyeluruh mana saja program yang efektif untuk mening kat kan skill dan pro - duktivitas.

“Saya kira kementerian lain banyak sekali. Semua yang ber - kaitan dengan training dalam rangka pengembangan SDM, utamanya di kementerian itu sendiri dan melibatkan mas ya - rakat harus awal tahu mulai dikerjakan,” katanya. Sementara itu, Menteri Pen - didikan dan Kebudayaan (Men - dikbud) Muhadjir Effendy me - ngaku tidak ada anggaran tam - bahan meskipun program di fo - kuskan pembangunan SDM. Ke mendikbud akan merea lo - kasikan anggaran agar fokus pada pembangunan SDM. “Tidak ada anggaran tamb - ahan. Besar-besaran hanya fokus. Di masing kementerian saja direalokasi dan res truk tur isasi anggaran ke pembangunan SDM. Misalnya guru dikirim ke keluar negeri bukan hanya 40, tapi berapa ribu. Anggaran tetap,” tuturnya.

Menteri Dalam Negeri (Men - dagri) Tjahjo Kumolo menga ta - kan pihaknya pun akan mem - fokuskan anggaran tahun depan untuk pembangunan SDM. Hal ini disesuaikan dengan tugas dan fungsi masing-masing kom po - nen di Kementerian Dalam Ne - geri (Kemendagri). “Bagi saya, fokus 2019 se - luruh dirjen ditingkatkan. Pe - ning kat an di IPDN-nya mi - salnya. Lalu un tuk bina pe me - rintahan desa akan fokus untuk peningkatan aparatur desanya. Cara me nyu sun per tang gung - jawaban. Po kok nya mengarah ke sana,” tu tur nya.

Dia pun mengaku prioritas pembangunan SDM ini akan di - ko munikasikan kepada pe me - rin tah daerah. Di mana pada tahun mendatang tidak hanya terfokus pada infrastruktur tapi pening katan SDM. “Nanti akan di sam paikan oleh Bapenas dan Men keu,” katanya. Sementara itu, Menteri Ke - uangan Sri Mulyani mengatakan ada kenaikan pesat anggaran pendidikan tahun depan. Di ma - na anggaran pendidikan ta hun depan mencapai Rp492,5 tri liun atau naik 13,2%.

“Lalu yang berbeda dengan tahun lalu, anggaran pendidikan ini dilakukan oleh menteri PUPR terutama yang menyangkut pem - bangunan sarana-pra sa ra na. Lalu kedua yang menonjol dari pendidikan adalah vokasi, juga kenaikan cukup besar,” kata nya.

Dita angga

Berita Lainnya...