Edisi 06-12-2018
Prabowo Kritik Media dan Wartawan


JAKARTA – Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengkritik keras wartawan dan media dalam pidatonya di hadapan komunitas disabilitas Indonesia di Hotel Grand Sahid, Jakarta, kemarin.

Prabowo bahkan tidak mau lagi mempercayai wartawan dan media mainstream di Indonesia karena dinilai tidak mem - beritakan kebenaran. “Ada wartawan enggak di sini, mereka ke sini nungguin gue salah ngomong. Beberapa hari yang lalu ada acara besar di Monas (Reuni 212) hadir ju ta - an orang, tapi banyak media di In donesia tidak melihatnya. Yang hadir banyak kaum di sa - bilitas yang tunanetra hadir, mereka datang sejak jam tiga pagi di situ, belum kelompokkelompok disabilitas lainnya, jutaan hadir, tapi media kita ti - dak melihatnya. Ini aneh bin ajaib. Mereka saya katakan ke - lompok itu menunggu gue sa - lah ngomong kemudian di go - reng lagi, bicara emak-emak eng gak boleh,” kritik Prabowo dalam pidatonya yang ber durasi satu setengah jam itu.

Prabowo mengatakan, se - tiap hari ada gelombang arus du kungan kepadanya seperti hari ini. Namun, dirinya dipan - dang sebelah mata karena dia dianggap tidak punya uang. Hal itu terbukti karena hampir se mua media tidak mau me - liput gerakan 11 juta orang ber - kumpul si Monas yang belum per nah terjadi di dunia. Ter le - bih, media yang tidak meliput punya nama besar dan meng - aku bahwa mereka objektif. “Padahal, justru mereka ba - gian dari usaha memanipulasi de mokrasi. Kita bicara yang bener ya bener, yang salah ya salah. Mereka mau katakan yang 11 juta hanya 15.000. Bahkan ada yang bilang kalau lebih dari 1.000 minta apa itu terserah dia,” bebernya.

“Saya katakan hey jurnalisjurnalis, kaliantidakberhaksan - dang sebagai jurnalis. Saya ka - takan mulai sekarang jangan la - gi hormati mereka karena me - reka semua antek,” tambahnya. Seusia acara, Prabowo juga eng gan menjawab pertanyaan dari awak media yang jum lah - nya belasan itu. Prabowo hanya mau menjawab pertanyaan dari satu televisi swasta yang dinilainya imbang. Prabowo ber lalu begitu saja sembari kem bali mengungkapkan ke - ke cewaannya kepada war - tawan dan media mengenai pem beritaan acara Reuni 212. Sementara itu, Direktur Me dia Badan Pemenangan Na - sional (BPN) Prabowo-Sandi Ha shim Djojohadikusumo meng ajak para penyandang di - sa bilitas untuk ikut menyuk - ses kan Pemilu dan Pilpres 2019 dengan menggunakan hak pilihnya.

Dia juga me nga takan, selama ini Gerindra berjuang di DPR untuk hak-hak kaum disabilitas dengan menjadi inisiator pengesahan UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. “ Kami perlu suara sau darasaudara. Karenanya, ja ngan golput, jangan golput,” katanya.

Kiswondari



Berita Lainnya...