Edisi 06-12-2018
11.883 Rumah di Bogor Belum Teraliri Listrik


BOGOR - Sebanyak 11.883 unit rumah di Kabupaten Bogor hingga saat ini belum me nikmati listrik. Banyaknya rumah war ga yang belum teraliri listrik menempatkan Kabupaten Bogor di urutan kelima di Jawa Barat.

Berdasarkan data Per usaha - an Listrik Negara (PLN), ada delapan daerah di Provinsi Jawa Barat yang belum teraliri listrik dengan jumlah 130.248 rumah. Rencananya, PLN berencana menyelesaikan program pe - nyam bungan listrik bagi warga takmampu hingga Desember mendatang. Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Tengah PT PLN Amir Rosidin mengatakan, jum lah rumah yang belum ter - aliri listrik di wilayah Jawa Ba - rat, yakni Kabupaten Garut sebanyak 32.944 rumah, Ka bu - pa ten Cianjur sebanyak 31.237 rumah, Kabupaten Tasikm a - laya sebanyak 24.640 rumah, Kabupaten Sukabumi sebanyak 15.042 rumah.

“Khusus untuk Kabupaten Bogor sejak Januari 2018 hing ga akhir November 2018, sudah 11.700 rumah di Kabupaten Bogor tersambung listrik 450 VA. Nah , sebanyak 11.883 ru mah lagi ditargetkan selesai akhir Desember ini,” ung kap nya kemarin. Kebijakan penyambungan listrik bagi masyarakat tak mampu ini berawal dari ke pe - dulian pemerintah terhadap masyarakat berekonomi ren - dah yang mengambil listrik dari tetangganya. “Mereka yang nyambung ke tetangga bayarnya itu rata-rata mulai dari Rp30.000 sampai Rp50.000 per lampu. Padahal, dengan nominal yang sama, menggunakan sambungan 450 VA mereka bisa menyalakan empat lampu selama 12 jam, satu rice cooker selama tiga jam, satu televisi selama enam jam, dan satu setrika selama satu jam,” ucapnya.

Tahun ini PLN menargetkan sambungan listrik gratis ke 100.970 rumah di Jawa Barat. Dari target tersebut , sampai akhir November 2018 sudah terpasang sambungan listrik di 60.000 rumah. Program sam - bungan listrik gratis ini di lak - sanakan di delapan kota/ ka bu - paten di Jawa Barat. Seperti Ko - ta Bogor, Kabupaten Bogor, Kabupaten Garut, Kabupaten Bandung, Kabupaten Cianjur, Ka bupaten Sukabumi, Ka bu pa - ten Tasikmalaya, dan Ka bu pa - ten Tasikmalaya. Sementara itu, Manajer PLN Area Pelayanan Jaringan (APJ) Bogor Widodo menjelaskan, pihaknya akan terus berupaya meningkatkan pemasangan lis - trik secara gratis yang bergulir tahun ini.

“Masyarakat yang me n da patkan program ini ada - lah mereka yang sudah ter daf - tar di basis data terpadu (BDT) yang sudah diverifikasi di la pa - ngan oleh Tim Nasional Per ce - pat an Penanggulangan Ke mis - ki nan (TNP2K) dari Ke men te - rian So sial,” jelasnya. Tidak hanya masyarakat prasejahtera yang merasakan manfaat program Sinergi BU - MN PLN ini, juga dirasakan oleh rumah industri yang terbantu usahanya melalui bantuan tersebut.

Haryudi







Berita Lainnya...