Edisi 06-12-2018
Pemuda Aktor Social Entrepreneurship


Pemuda dalam catatan sejarah dari generasi ke generasi hingga saat ini menjadi aktor penting pembawa perubahan bagi bangsa Indonesia.

Hal tersebut terbukti dari momen-momen bersejarah bangsa yang aktornya adalah pemuda, seperti Sumpah Pemuda 1928, Kemerdekaan 17 Agustus 1945, reformasi, dan banyak peristiwa lainnya. Pemuda hingga kini tak tergantikan posisinya sebagai ak - tor penting pembangunan. Tak terkecuali pada era Revolusi Industri 4.0 saat ini. Keunggulan sumber daya manusia Indonesia, terutama karena memiliki generasi muda usia produktif bisa menjadi mo - dal penting dalam memasuki era Revolusi Industri 4.0. Prof Schwab (2017), eko nom terkemuka dunia, menje las kan da lam bukunya The Fourth Indus trial Revolution bah wa perkembangan ilmu pe ngetahuan dan teknologi mem bawa per - ubah an yang besar dan secara fundamental.

Kemajuan tekno - logi baru yang meng inte grasi - kan dunia fisik, digital, dan bio - lo gi memberikan pengaruh pula pada setiap disiplin ilmu, baik ekonomi, industri, mau pun pe - merintahan. Bidang-bi dang meng alami terobosan hing ga saat ini, antara lain robot ke cer - dasan buatan (artificial intelli - gence robotic), teknologi nano, bioteknologi, teknologi kom pu - ter kuantum, block chain (seperti bitcoin), teknologi ber basis in - ter net (seperti digitali sasi pela - yanan publik), dan printer 3D. Hal ini menyajikan peluang sekaligus tantangan, termasuk bagi negara kita.

Dalam kondisi ini pemuda memiliki tanggung jawab yang besar untuk dapat me maksimalkan manfaat revo - lusi industri fase keempat ini dan mengatasi segala tantang - annya. Untuk memaksimalkan revolusi fase keempat, pemuda perlu mempersiapkan diri agar memiliki kemampuan literasi data, dan teknologi (Belmawa Ristekdikti, 2018). Peningkatan pengetahuan dan kete ram - pil an terutama di bidang digital hal yang tidak bisa ditawar-ta - war. Penguasaan teknologi digi - tal oleh generasi muda mutlak ji ka bangsa ini ingin bersaing de ngan negara lain dalam kom - pe tisi global yang kian ketat. Revolusi industri 4.0 ke de - pannya harus diarahkan untuk kesejahteraan masyarakat luas, bu kan dimanfaatkan sebagai alat kekuasaan sekelompok orang.

Salah satu upaya untuk mencapai kesejahteraan bersa - ma adalah menggiatkan ke wira - usahaan sosial (social entrepreneurship). Gagasan utama dari social entrepreneurship sen diri untuk mengubah masalah sosial menjadi peluang usaha yang menggerakkan masyara kat ter - li bat memperoleh nilai tambah. Salah satu contoh social entrepreneurship yang terkenal ada lah Muhammad Yunus dari Bangla - desh M Yunus, pendiri organi - sasi unik Grameen Bank de ngan tujuan tunggal menyalurkan kre dit kecil bagi kaum mis kin. Motivasinya membangun Grameen Bank untuk me ning kat - kankesejahteraanma syarakat di Bangladesh yang ke tika itu ba - nyak terjadi kelapar an, orang te - lantar, dan sekarat.

Pada era di mana perubahan ter jadi begitu cepat ini, dibu tuh kan banyak so - sok seperti M Yunus. Aktor yang paling tepat untuk menjalankan gagasan ini adalah pemuda. De - ngan sema ngat, kreativitas, dan gairahnya untuk menciptakan inovasi membangun bangsa pe - muda di harapkan menjadi peng - gerak per ubahan. Ayo pemuda, lihat se kitar kita, masih banyak ke mis kinan, pengangguran, anak putus sekolah, dan kesen jang an. Ayo ber gerak menjadi aktor social entrepreneurship dengan memak simalkan Revolusi Industri 4.0 untuk Indonesia Hebat.

Janwan Tarigan
Mahasiswa Ilmu Pemerintahan FISIP

Berita Lainnya...