Edisi 06-12-2018
Penumpang Angkutan Natal Diprediksi Naik 5%


JAKARTA –Jumlah penum pang Angkutan Natal dan Ta hun Baru (Nataru) 2018-2019 diprediksi naik 5% dari tahun lalu sebanyak 19 juta orang men jadi 20,7 juta orang.

Kepala Pusat Komunikasi Pu blik Kementerian Perhu - bung an Hengki Angkasawan me ngatakan, prediksi ke naik an ter sebut berbeda-beda dari tiap sektor yang meliputi sektor ang - kut an darat, kereta api, ang kut - an laut, serta angkutan uda ra. “Angkutan Nataru ini ber - beda dengan angkutan Lebar - an. Ada yang naik dan ada yang turun untuk masing-masing sub sektor,” ujarnya dalam jum - pa pers di Kantor Kemenhub Jakarta kemarin. Pada periode Nataru 2018-2019 jumlah ang kut an udara misalnya di - pre dik si mencapai 6,5 juta orang atau meningkat sekitar 8,4% diban ding tahun lalu se - ba nyak 6,01 juta penumpang.

Sekretaris Direktorat Jen - deral Perhubungan Udara Nur Isnin Istiartono mengatakan, penumpang angkutan udara dalam negeri mencapai 5,6 juta atau naik 9%. Sementara jum - lah penumpang angkutan uda - ra luar negeri mencapai 854.000 atau naik 6,4%. “Untuk antisipasi lonjakan penumpang udara selama Na - ta ru pihak operator pener - bang an juga telah menyiapkan seba nyak 554 armada dengan total ka pasitas mencapai 7,5 juta kur si selama 18 hari penye - leng ga raan masa angkutan Na - taru, 20 Desember 2018 hing - ga 6 Janu ari 2019,” ucapnya. Dia menambahkan, sampai 5 Desember 2018 terdapat 367 frekuensi penerbangan tam - bah an yang akan dioperasikan oleh sebanyak sembilan mas - ka pai, terdiri atas 335 freku en - si pe nerbangan tambahan do - mes tik dan 32 frekuensi pe ner - bangan tambahan luar negeri.

Adapun untuk pener bang - an domestik, Garuda Indone sia akan mengoperasikan hing ga 213 frekuensi penerbangan tam bahan atau yang terbanyak di bandingkan maskapai-mas - ka pai lainnya. “Jadi isu pela yan - an selama masa angkutan Na - taru ini supaya tetap lancar ada - lah dengan mengantisipasi lon - jak an penumpang dengan me - nyiapkan extraflight,” pung kas Isnin. Di sektor angkutan per ke - re ta apian, jumlah penumpang se lama masa Nataru bisa men - ca pai 5,3 juta atau naik 4% di - ban ding tahun lalu sebanyak 5 juta penumpang. Direktur Lalu Lintas dan Ang kutan Perkeretaapian Di - rek torat Perkeretaapian Ke men - hub Zulmafendi mengata kan, lonjakan arus penumpang di pre - diksi terjadi pada 31 De sember 2018 dengan jumlah per gerakan mencapai 347.000 orang.

“Jum - lah ini berangkat dari berbagai tujuan di stasiun-sta siun besar di Jakarta,” ung kap nya. Sementara itu, Kepala Sub- Di rektorat Sistem Informasi dan Sarana Prasarana Ang kut - an Laut Ferdy Trisanto me - nyam paikan, jumlah penum - pang kapal pada Nataru kali ini akan naik 3,4% atau menjadi 1,07 juta penumpang. “Seperti tahun-tahun se be - lumnya, Nataru kali ini juga akan terjadi peningkatan kegi - at an pengguna jasa kapal laut, maka kami juga harus me mas - ti kan pelayanan tetap terjadi. Un tuk itu, dilakukan koor - dinasi de ngan berbagai pihak ter ma suk Kepolisian, TNI, dan pe me rintah daerah,” ujarnya. Di sisi lain, Kasubdit Mana - je men Rekayasa Lalu Lintas Per hubungan Darat Avi Mukti Amin mengungkapkan, jum - lah penumpang umum ang kut - an jalan pada Nataru 2018/ 2019 di prediksi menurun seki - tar 5,6% menjadi 4,1 juta orang ka re na lebih memilih ken da ra - an pribadi.

Namun, jumlah ang kut an sungai, danau, dan pe nye berangan (ASDP) meng - alami peningkatan 13,5% atau menjadi 3,5 juta orang. “Karakteristik angkutan Na taru berbeda dengan Le - baran. Jadi yang meningkat di Nataru itu penumpang ASDP karena saudara-saudara kita yang me rayakan Natal lebih banyak di Indonesia Timur yang banyak me manfaatkan mo da trans por tasi penye be - rang an,” pungkas nya.

Ichsan amin