Edisi 06-12-2018
BNI Ekspansi ke Jember


JAKARTA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) kembali melanjutkan Gerakan Mengawal Musim Tanam Oktober 2018 - Maret 2019 (OKMAR 2018/2019) yang merupakan kerja sama antara BNI dengan Kementerian Pertanian (Kementan).

Kali ini Jember, Jawa Ti mur menjadi kota kedua yang tersentuh program ini. General Manajer Divisi Bis nis Usaha Kecil BNI Bambang Se - tyat mojo mengatakan, Jem ber dipilih karena telah me masuki masa tanam. Selain itu, de ngan Gerakan terpadu ini ju ga di harapkan dapat me mas ti kan agar para petani mampu me lakukan proses tanam sesuai jad wal tanamnya. Program lan jut an Gerak an Mengawal Mu sim Tanam (OKMAR 2018/ 2019) ini di laksanakan di lahan seluas 40 hek - tare (ha) yang ter letak Desa Ja tisari, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (5 Desember 2018). Menurut Bambang, Ge rakan Mengawal Musim Tanam OKMAR 2018/2019 dila tar bela kangi oleh musim hujan yang mu lai berlangsung di wilayah Ka bupaten Jember.

Gerakan ini juga dilaksanakan sebagai upa - ya mengamankan keberhasilan hasil panen mulai dari musim tanam yang berlangsung pada Oktober 2018 – Maret 2019, de - ngan proyeksi masa panen yaitu pada Februari – Maret 2019. “Gerakan ini diinisiasi untuk memastikan agar jadwal proses tanam tidak meleset sehingga menekan hasil panennya nan - ti,” kata Bambang dalam siaran persnya kemarin. Dia mengungkapkan, peran BNI pada gerakan ini dimak - sud kan untuk memastikan agar pa ra petani mendapatkan akses pembiayaan yang murah, mu dah, disertai pen dam ping - an se lama musim tanam Okto - ber– Maret. Pada saat panen pun, pe tani dipastikan akan men da pat kan pembeli siaga atau off-takerbagi petani sektor tanaman pa ngan di berbagai daerah sentra pangan di Indonesia.

“Program ini dilaksanakan dengan sinergi antar BUMN dan Kementerian Pertanian,” jelasnya. Bupati Jember Faida me - nyam paikan rasa terima kasih kepada Kementerian Pertanian dan BNI atas pelaksanaan ge rak - an kawal tanam di Jember yang dipilih karena merupakan salah satu lumbung pangan nasional. Produksi padi di Jember ter - tinggi di Indonesia, bukan hanya Jawa Timur, yakni sekitar 1,4 juta ton untuk memenuhi ke bu - tu han pangan nasional. Sementara itu, Direktur Pra - sarana dan Sarana Pangan Ke - men terian Pertanian Muhrizal Sar wani mengungkapkan, pi - hak nya bersama BNI melaku - kan gerakan ini sebagai salah satu bentuk sinergi antara BUMN dan pemerintah dalam pendampingan budi daya serta peningkatan hasil produksi de - ngan dukungan Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta percepatan program berupa corporate social responsibility (CSR).

“Bersama BNI, Kementerian Pertanian men dukung gerakan ini nan ti nya akan diim ple men - ta si kan di 56 lokasi penghasil komoditas ja gung dan padi di se luruh I nd o ne sia dengan me li - bat kan ku rang lebih 25.000 petani,” jelasnya.

Rakhmat baihaqi