Edisi 06-12-2018
Freeport Dapat Izin Usaha Permanen


JAKARTA–Pemerintah memastikan siap menerbitkan izin usaha pertambangan khusus (IUPK) secara permanen kepada PT Freeport Indonesia.

Izin segera terbit setelah proses pembayaran transaksi divestasi 51% saham oleh PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) selesai. Direktur Pembinaan Peng - usa haan Mineral pada Direk to - rat Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Yunus Saefulhak mengatakan, pe nerbit an IUPK permanen tersebut ti dak lama setelah Inalum menun taskan seluruh transaksi sa h am divestasi. Menurut dia, ja rak antara penyelesaian divesta si dan penerbitan IUPK hampir bersamaan atau hanya selang sehari.

“Nanti hampir bersamaan, tapi tetap divestasi terlebih da - hulu. Jedanya hanya sebentar, mungkin paling lama sehari bah kan bisa diterbitkan hanya hitungan jam. Namun yang je - las, divestasi dulu baru IUPK,” ujar dia di Jakarta kemarin. Dia menandaskan, isu ter - kait negosiasi Freeport sudah selesai. Bahkan terkait IUPK per manen juga sudah tuntas se - hingga tidak ada lagi peng ha - lang untuk menyelesaikan pro - ses pembayaran divestasi. Ina - lum, kata dia, akan menye le sai - kan pembayaran divestasi se be - sar 41,64% menggenapi kepe - mi likan pemerintah di Freeport se hingga secara total me ngan - to ngi 51% saham. “Secara garis be sar sudah selesai semua. Ting gal menunggu pem ba yar - an transaksi saja,” tandas dia.

Sementara itu, Kepala Biro Komunikasi Layanan Infor - masi Publik dan Kerja Sama Ke - men te rian ESDM mengatakan, sembari menunggu transaksi se lesai dan penerbitan IUPK se - cara permanen Freeport untuk sementara telah mengantongi IUPK sementara hingga 31 De - sember 2018. “IUPK diberikan dan diperpanjang sebulan ter - hitung sejak 1 Desember 2018. IUPK diterbitkan sambil me - nunggu proses divestasi se le - sai,” kata dia. Sementara itu, Juru Bicara Free port Indonesia Riza Pra ta - ma mengatakan, proses di ves - ta si masih menunggu penye le - sai an isu lingkungan. Pihaknya mengungkapkan, proses pe - nye le saian masalah lingkungan telah menemukan titik terang.

“Pro sesnya berjalan dengan baik dan semoga bisa selesai de - ngan cepat. Kami menunggu ap proval dari Kementerian Ling kungan Hidup dan Ke hu - tan an (KLHK). Direktur Utama Inalum Bu - di Gunadi Sadikin sebelumnya mengatakan, Inalum siap me lu - nasi divestasi 51% saham Fre e - port. Bahkan Inalum baru-baru ini telah mengantongi pinjam - an senilai USD4 miliar atau se - tara Rp60 triliun dari hasil pe - nerbitan global bond . “Kapan transaksinya bisa te - rea lisasi? Begitu ESDM siap me - ngeluarkan izin. Uang sudah siap. Kapan saja mau transaksi, ki ta sudah siap bayar,” tan das nya.

Dia mengatakan, pem ba yar - an transaksi divestasi Freeport ma sih sesuai jadwal, yakni di se le - saikan pada Desember 2018. Me - nurut dia, proses negosiasi baik itu divestasi, pem ba ngun an fa si - li tas pengolahan, mau pun pe - mur nian tembaga (smel ter), pe - ningkatan penerimaan negara, stabilitas investasi, dan kelan jut - an operasi, akan di se le sai kan se - ca ra bersamaan. “Jadi semuanya berbarengan antara tran saksi dan penerbitan IUPK,” ucapnya. Sebagaimana diketahui, Ina - lum telah mendapatkan global bond dari road show -nya keluar ne - geri. Global bond ditawarkan me la - lui empat macam tenor, mu lai 3 ta - hun sampai 30 tahun. Ad a pun un - tuk tenor tiga tahun di ta warkan senilai USD1 miliar de ngan kupon 5,5%.

Untuk tenor li ma tahun di - tawarkan senilai USD1,25 miliar dengan kupon bunga 6%. Selanjutnya, untuk tenor 10 ta hun ditawarkan senilai USD1 mi liar dengan bunga 6,875% dan tenor 30 tahun senilai USD750 juta dan kupon 7,375%. Inalum telah me la ku kan road show sejak akhir Ok to ber 2018 ke sejumlah negara, an tara lain Amerika Se - rikat, Lon don, Hong Kong, dan Singapura. Sejumlah perbankan luar negeri yang ikut mendukung d ives tasi sebagai join global coor di - na tor, di antaranya BNP Paribas, Citi, dan MUFG. Sementara se - bagai Joint Book Runner, an - tara lain BNP Paribas, CIMB, Ci - ti, dan Maybank.

Nanang wijayanto