Edisi 06-12-2018
Anak, Warisan Terbesar Tony Hawk


TONY Hawk telah menciptakan banyak trik untuk dunia skateboard . Dia membangun ratusan skate park di berbagai dunia lewat Tony Hawk Foundation.

Dia juga menyapa anak-anak muda dunia via permainan yang telah memberikannya ratusan juta rupiah. Namun, bukan itu warisan terbesarnya. Warisan terbesar yang Tony Hawk miliki adalah keempat anaknya, Riley Hawk, Spencer Hawk, Keegan Hawk, dan Kadence Hawk. Perjalanan rumah tangga Tony Hawk memang tidak semulus kariernya di dunia skateboard . Tony Hawk tercatat menikah empat kali. Pada usia 47 tahun dia melakukan pernikahan keempat dengan seorang wanita bernama Cathy Goodman. Keempat anak Tony Hawk merupakan hasil dari tiga hubungan pernikahan yang berbeda. Riley merupakan anak dari istri pertama Tony Hawk, Cindy Dunbar, sementara Spencer dan Keegan merupakan anak dari pernikahan kedua, Erin Lee.

Terakhir Kadence adalah buah pernikahan antara Tony Hawk dan Lhotse Merriam. Keempat anak tersebut memang jadi warisan terbesar buat Tony Hawk. Sebagai skateboarder terkenal wajar jika Tony Hawk berusaha menurunkan ilmunya kepada anak-anaknya. Uniknya hanya satu anak yang mau mencoba bermain skateboard . “Anak itu warisan terbesar dan saya tidak bisa memaksakan apa yang mereka lakukan. Saya bersyukur Riley mau mencobanya,” ungkap Tony Hawk. Namun, jalan yang ditempuh Riley amat jauh berbeda dengan Tony Hawk. Dia seakan-akan jadi sosok yang berlawanan dengan ayahnya saat bermain skateboard .

Meski sudah turun sebagai skateboard profesional, Riley tidak pernah mau mengikuti cara ayahnya yang berhasil ke puncak dengan cara memenangi kompetisi. Riley justru mencoba hidup lewat kultur skateboard . Dia memang tidak beraksi di ajang-ajang kompetisi, sebaliknya dia “menari-nari” di setiap tempat yang dia sukai. Entah itu lahan kosong di California hingga sudut-sudut kota yang ada di Chicago. Riley bahkan tidak bergabung dengan perusahaan skateboard yang dimiliki ayahnya, Birdhouse Skateboard. Alih-alih pria berambut gondrong itu bergabung dengan perusahaan kompetitor Tony Hawk, Baker Skateboards.

Keputusan tersebut membuat banyak penggemar skateboards mengernyitkan dahi. Mereka tidak percaya anak kesayangan Tony Hawk justru enggan bergabung dengan perusahaan milik ayahnya. Sebaliknya, Tony Hawk justru bangga dengan keputusan yang dipilih Riley. “Saya sangat bangga dia memutuskan untuk keluar dan ingin dikenal dengan apa yang dia capai, ketimbang harus mengandalkan nama belakangnya saja. Saya bangga karena perusahaan skateboard bonafid seperti Baker mengakui bakat yang dimiliki Riley,” ujar Tony Hawk. Dia bahkan mengatakan sebenarnya apa yang dilakukan Riley adalah roda kehidupan yang akan selalu ada di dunia skateboard .

Dia mencontohkan dulu dia merupakan anak asuh dari Stacy Peralta di perusahaan skateboard Dogtown Skateboard. Seiring waktu dia akhirnya melepaskan diri dan membentuk perusahaan skateboard sendiri bernama Birdhouse. Putaran kehidupan itu berlanjut ketika Tony Hawk mengajak Andrew Reynolds bergabung dengan Birdhouse. Siapa nyana seiring waktu Andrew Reynolds memutuskan keluar dan membangun perusahaan skateboard sendiri bernama Baker Skateboards.

“Siapa yang tahu ke depannya nanti Riley buat perusahaan sendiri. Hal seperti ini tidak terelakkan lagi sudah jadi evolusi dunia skateboard . Ini sesuai dengan filosofi DIY (do it yourway ) di skateboard . Kamu lakukan sendiri apa yang bisa kamu lakukan,” tuturnya. Bukan tidak mungkin juga Tony Hawk suatu saat akan dikalahkan anaknya sendiri, Riley Hawk. Inilah mengapa Tony Hawk mengatakan warisan terbesar yang dia tinggalkan nanti bukanlah namanya tapi anak-anaknya.

Wahyu sibarani