Edisi 07-12-2018
Diburu Satgas, KKB Tinggalkan Gunung Kabo


TIMIKA – Gerombolan pembantai puluhan pekerja PT Istaka Karya yang merupakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua pimpinan Egianus Kogoya makin terjepit.

Ruang gerak mereka kian berkurang karena tim gabungan TNI dan Polri tak henti melakukan pengejaran. Mereka juga dipastikan su - dah keluar dari kawasan Gu - nung Kabo yang merupakan titik pembunuhan para pekerja proyek jembatan bagian dari trans-Papua tersebut. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, situasi di Gunung Kabo telah dikuasai satgas. Setelah mengamankan wilayah Ka bo, kepolisian segera menggelar olah kejadian perkara untuk mengumpulkan bukti-bukti dan menyelidiki pem bu nuhan keji ini. Aparat gabungan kemarin juga telah berhasil meng eva - kuasi 16 jenazah para pekerja PT Istaka Karya.

Siang kemarin, secara bertahap, jenazah ma upun korban yang selamat telah di bawa ke Mbua, Timika dengan menggunakan helikopter. Kendati tak mendapat perlawanan langsung dari KKB se - perti sehari sebelumnya, Pang - lima TNI menegaskan akan te - tap mengejar kelompok Ko go - ya. Bahkan Panglima mene gas - kan akan menangkap dan me - nye ret kelompok ini hingga ke peng adilan. “TNI Polri tegas untuk menangani masalah ini. Kelompok kriminal bersenjata itu akan kami tangkap dan adili sesuai hukum yang berlaku di Indonesia,” ujar Marsekal Hadi di Timika kemarin.

Panglima TNI meng ungkapkan, tragedi kemanusiaan yang terjadi di Distrik Yili, Ka bu - paten Nduga, bukan peristiwa kriminal biasa. “Ini merupakan perbuatan yang sangat keji se - hingga TNI-Polri akan me na - nga ni masalah tersebut secara serius,” tandasnya. Melalui proses penegakan hukum terhadap para pelaku kejahatan tersebut, diharapkan masyarakat Nduga kembali ke kondisi kehidupan yang tenang tanpa ketakutan akibat teror penembakan oleh KKB. Se men - tara selain menggelar olah TKP di Gunung Kabo, kepolisian juga akanmelakukanhalserupadiPos Yonif 755/Yaled di Distrik Mbua untuk menyelidiki penem bakan Sertu Anumerta Handoko.

Dunia Internasional Beri Dukungan

Kasus pembantaian pu luh - an pekerja PT Istaka Karya pun turut menyita perhatian dunia internasional. Menteri Luar Ne geri Retno Marsudi meng - ung kapkan dirinya menerima ucap an belasungkawa dari ber - bagai negara saat melakukan pertemuan bilateral di sela-sela acara Bali Democracy Forum (BDF) Ke-11 di Nusa Dua, Bali, kemarin. Menurut Retno, mereka me - minta pemerintah melakukan investigasiataskejadianter se but agar bisa menyeret pe la ku nya ke meja hijau.

“Mereka meng - harapkan agar investigasi secara seksama dapat segera di lakukan untuk membawa para pe laku mempertang gung ja wab kan perbuatan mereka sesuai dengan hukum yang berlaku,” ujar Retno di Denpasar. Retno pun mengecam keras tindakan tersebut karena aksi tersebut tidak dapat diterima dengan dalih apapun. “Apalagi menyasar kepada innocent citizen,” ujarnya. Sementara itu hingga kini motif penembakan puluhan pekerja Istaka Karya ini masih simpang siur. Dugaan awal, para pekerja dibantu karena di an ta - ranya diduga memfoto kegiatan hari ulang tahun Organisasi Papua Merdeka (OPM) pada Sabtu (1/12) lalu.

Belakangan, kelompok OPM pimpinan Kogoya ini mengaku bertanggung jawab atas se ra ng - an tersebut. Juru bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB), Sebby Sambom mem benarkan bahwa kelom - pok nya, sayap militer Orga - nisasi Pa pua Merdeka (OPM), bertang gung jawab atas pem - bunuhan pe kerja proyek di Ndu - ga, Papua. Me nurutnya, pe nye - rangan itu di la ku kan dengan alasan untuk me nun tut kemer - dekaan Papua Barat. Sementara itu jenazah Sertu Anumerta Handoko kemarin di - ma kamkan di Taman Makam Pah lawan Trijaya Sakti Sorong, Papua, dengan upacara militer. Upacara pemakaman dipimpin Komandan Korem (Danrem) 171/Praja Vira Tama Sorong, Brig jenTNIIgnasiusJokoTriono.

Tembakan salvo dan isak ta - ngis keluarga mengiringi peti jenazah Sertu Anumerta Han - doko saat dimasukkan ke liang lahat. Sertu Anumerta Han do - ko merupakan salah satu kor - ban ketika KKB menyerang Pos Batalion 755/Yaled di Mbua, Kabupaten Nduga, Senin (3/12). Satu prajurit TNI juga terluka, yakni Pratu Sugeng. Dia telah diangkut ke Timika untuk dirawat intensif di Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM). Danyonif 755/Yalet Brigif 20 Divisi3KostradMerauke, Mayor Infantri Agus Rediyanto menu - tur kan, pangkat Sertu Anu mer - ta Handoko sebe lum nya masih sersan dua.

Namun almarhum sudah dipercaya men jadi bintara propam. Pa dahal jabatan itu se - harusnya ber pangkat sersan satu. Saat gu gur dalam aksi pe - nyerangan KKB, almarhum di - per caya seba gai wakil komandan pos (wadanpos). Komandan Korem 171/ Pra - ja Vira Tama Sorong, Brigjen TNI Ignasius Joko Triono me - ngatakan, pihak TNI tetap akan memberikan perhatian bagi keluarga almarhum. “Korem akan tetap mem per - hatikan keluarga almarhum. Panglima TNI tadi sudah mem - berikan uang duka cita bagi ke - luarga almarhum. Ini sekaligus sebagai bentuk perhatian pe - me rintah,” katanya.

Meski al - mar hum telah tiada, kata Ign-a - sius, jajaran Korem akan tetap mengunjungi keluarganya se - ba gai keluarga besar TNI Ang - katan Darat. Pencarian gabungan oleh TNI dan Polri juga mendapat dukungan dari Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK). Me - nurut Wapres, operasi militer gabungan itu juga untuk men - cegah agar teror penembakan terhadap para pekerja proyek pembangunan di Papua tidak terus berlanjut dan semakin berkembang. “Ya, tentu TNI/Polri akan menyelesaikan itu (penembakan). Semacam operasi militer, dua-duanya (TNI/Polri) dan se - gera tangkap para pelakunya (KKB),” kata JK seusai mem - buka Kongres Persatuan Insi - nyur Indonesia di Kota Padang, kemarin.

JK mengatakan, meski ter jadi kasus pembunuhan di wi la yah Papua, proyek pembangunan jalan trans-Papua tetap ber jalan. “Pembangunan jalan trans-Pa - pua tetap berlanjut,” ucapnya. JK juga mengucapkan bela sung - kawa kepada keluarga korban atas meninggalnya puluhan pe - kerja Jalan Trans Papua di Distrik Yigi KabupatenNduga, termasuk satu anggota TNI. Menurutnya, pemerintah juga akan memberikan gelar ‘pah lawan pembangunan’ ke - pa da para pekerja proyek jem - bat an di Nduga yang menjadi korban penembakan KKB.

Dita angga/inews.id/ sindonews