Edisi 07-12-2018
Aroma Juara di Jakarta


JAKARTA– Persija Jakarta masih harus memenangkan laga terakhir melawan Mitra Kukar untuk memastikan gelar juara Liga 1/2018.

Namun, publik Ibu Kota Jakarta sepertinya sudah tidak sabar menanti Macan Kemayoranmenggenggam trofi juara yang terakhir kali mereka raih pada 2001 silam. Di atas kertas, Persija sudah hampir pasti meraih gelar juara Liga Indonesia musim ini. Mengoleksi 59 angka atau unggul satu poin atas PSM Makassar pada klasemen sementara membuat Macan Kemayorandi posisi terdepan dalam perburuan trofi. Cukup memenangkan laga terakhir kontra Mitra Kukar, Ismed Sofyan dkk sudah memenangkan gelar kedua sejak era liga Indonesia. Perolehan poin Persija tidak akan terkejar, apa pun hasil pertandingan PSM kontra PSMS Medan di Stadion Mattoanging.

Skenario ini terbuka lebar mengingat laga akan digelar di kandang Persija, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta. Tidak hanya itu, performa Macan Kemayoranpun sangat impresif dalam lima pekan terakhir. Setelah dua kali imbang, tiga laga selanjutnya berakhir dengan kemenangan. Sebaliknya, Mitra Kukar saat ini tengah berjuang lepas dari jeratan degradasi. Menilik fakta tersebut, tidak salah kiranya jika publik Ibu Kota, khususnya suporter Jakmania,berharap tim kebanggaannya mengulang sejarah 17 silam. Antusiasme menyaksikan Persija juara tergambar dari dukungan melalui spanduk yang bertebaran di sejumlah sudut Jakarta. Seperti di kawasan Tanah Abang, Senayan, Kemayoran, serta sejumlah ruas jalan utama. Jalan layang dan pembatas jalan menjadi media pemasangan spanduk dukungan.

Tidak hanya kalangan suporter, striker Persija Marko Simic pun tidak kalah antusias untuk menandai musim pertamanya di Indonesia dengan gelar juara. Penyerang asal Kroasia itu menyatakan memaksimalkan waktu persiapan agar bisa tampil bagus di SUGBK. Simic mengaku optimistis menghadapi pertandingan nanti. Menurut dia, cukup fokus bermain dan mencetak gol untuk memastikan gelar juara musim ini. “Saya pribadi cukup optimistis. Kami harus fokus untuk menyambut pertandingan nanti. Setelah kompetisi selesai, saya sudah punya rencana pulang ke rumah, beristirahat, dan menghabiskan waktu bersama keluarga,” katanya. Meski ambisi juara sangat tinggi, Simic mengingatkan rekanrekannya untuk tidak memandang remeh Mitra Kukar.

Dia memprediksi Naga Mekes akan berjuang matimatian untuk meraih poin penuh agar bisa lolos dari jeratan degradasi. “Kita semua tahu melawan tim dengan motivasi tinggi seperti Mitra Kukar tidak mudah. Kami harus tetap menaruh rasa hormat yang tinggi kepada mereka. Sebagai tim, kami akan mencoba memberikan yang terbaik,” tandasnya. Hal senada disampaikan Sandi Darma Sute. Pemain berposisi gelandang itu menyatakan musim ini merupakan peluang terbesar Persija meraih gelar kedua. Namun, dia mengingatkan jika Mitra Kukar bisa jadi batu sandungan dan menggagalkan pesta yang sudah disiapkan Jakmania.

“Yang pasti, kami tidak akan menganggap remeh Mitra Kukar. Karena, mereka juga pasti fight - mencari poin dan tidak mau terdegradasi. Mereka pasti ingin menang,” tandasnya.

Abriandi





Berita Lainnya...