Edisi 08-12-2018
Momen Wisuda yang Tak Terlupakan


MENJADI seorang sarjana adalah salah satu momen paling bahagia dalam hidup mahasiswa.

Setelah menempuh perjalanan panjang di bangku perkuliahan, mulai dari ospek di tahun pertama hingga harus merasakan saat skripsi dicoret-coret oleh dosen. Akhirnya pada waktu ini pula hasil dari perjuangan dan kesabaran dapat dipetik.

Tidak hanya kedua orang tua, beberapa wisudawan bahkan ada yang turut mengundang kakak, adik, teman-teman dekat, maupun kekasih untuk hadir pada hari istimewa tersebut. Perlengkapan penunjang penampilan saat wisuda juga dipersiapkan secara detail.

Mulai dari kebaya atau jas apa yang akan digunakan, tata rias, dan sepatu agar dapat hadir dengan penampilan terbaiknya. Hal ini juga yang dirasakan oleh Rizma Aprilia, penyanyi dan Youtuberyang baru saja lulus dari kampusnya di STIKOM The London School of Public Relations.

Menjelang hari wisuda, sama seperti mahasiswa kebanyakan, Rizma juga sibuk menyiapkan semua atribut yang akan ia kenakan saat wisuda. Mengingat ini adalah hari penting, tak heran bila semua mahasiswa ingin tampil secara spesial di hari spesialnya.

“Yang disiapkan sih pastinya head to toeya, mulai dari desain kebaya, menyiapkan jilbab, sepatu, tas, cari MUA yang cetar, sampai siapinseragam untuk foto bareng keluarga,” ujarnya. Terlihat anggun mengenakan kebaya berwarna soft, Rizma hadir bersama kedua orang tua, kakak, serta kedua adiknya yang kompak dengan warna abu-abu yang seragam.

Tak hanya pakaian, wanita yang memiliki suara indah ini juga mengenakan heelsyang menurut pengakuannya memiliki tinggi 17 sentimeter sehingga membuat ia harus melepas sepatu hak tersebut seusai acara.

“Hari graduation itu urat malu sudah putus deh kayaknya. Saking kaki terlalu pegal dan sakit karena memakai heels17 cm. Jadi pas keluar ballroom wisuda, jalan di malnya dengan kaki polos alias nyeker,” akunya sambil tertawa.

Karena sibuk menyiapkan keperluan untuk hari H, hal ini membuat Rizma lupa memberitahukan tentang tanggal wisudanya kepada beberapa teman dekat. Ada momen lucu yang tidak disangka-sangka saat rangkaian acara sudah selesai.

Rizma yang memang kebagian jadwal foto studio di jam-jam akhir, sempat bingung mencari-cari sang papa yang tiba-tiba hilang dari rombongan. “Jadi seperti biasa, sehabis wisuda orang-orang pasti akan berfoto.

Nah, aku dapat antrean foto studio untuk beberapa orang terakhir. Itu malam banget jam 8 atau setengah 9. Pas aku sekeluarga sudah selesai foto, sempat bingung juga papa aku hilang, ternyata ada di sofa pojok sedang terlelap,” ujarnya tidak dapat menahan tawa mengingat momen lucu itu kembali.

Saat ditanya mengenai orang-orang yang paling berpengaruh selama perkuliahannya, Rizma yang berhasil lulus dengan cumlaude mengaku banyak orangorang yang sangat mendukung dirinya hingga kini mampu menyandang gelar sarjana di bidang Performing Arts Communication.

“Alhamdulillah, tentunya pasti didikan, dukungan dan doa dari orang tua aku sangat berpengaruh. Selain itu, aku bersyukur banget karena selama kuliah aku bisa memosisikan pergaulan aku di tempat yang benar. Jadi kuliah aku gakterbengkalai dan bisa tetap fokus,” tutur gadis kelahiran 8 April 1997 ini.

Sama dengan Rizma, Jessica Ruth Bulan Magdalena Hutauruk, finalis None Jakarta Barat 2018membagikan keseruan wisudanya pada 29 November 2018 yang lalu. Jessica yang mengenakan kebaya dan kain berwarna cokelat akhirnya dapat tersenyum bangga karena kerja kerasnya selama ini berbuah sangat manis.

Berhasil menyandang gelar Best Student, ia dapat melihat senyum bangga keluarganya yang dipanggil ke atas panggung. “Yang paling berkesan adalah saat aku dan keluargaku dipanggil ke panggung untuk menerima penghargaan Best Studentdi LSPR Jakarta,” ungkapnya.

Jessica menceritakan perjuangan yang tidak bisa dilupakan sebelum menuju detik-detik kelulusannya. “Saat aku harus gaktidur seharian karena sehabis ada eventkantor sampai malam, aku masih harus menyelesaikan skripsi (tugas akhir) sampai subuh.

Lalu saat subuh, sudah harus bersiapsiap ke kantor lagi. Namun, semua terbayarkan saat bisa lulus mendapatkan hasil terbaik,” kenang gadis berambut panjang ini. Selain kehadiran keluarga dan para sahabat, acara wisuda bagi Jessica juga semakin spesial dan lengkap karena dihadiri sang pacar.

“Hadiahnya enggak secara material sih. Lebih ke waktu yang diberikan dari keluarga dan pacarku karena mereka rela ninggalinkantor di hari itu untuk datang ngikutinacara wisudaku,” tuturnya.

NOVIRA ANDIANI

GEN SINDO

Universitas Negeri Jakarta