Edisi 08-12-2018
SKB CPNS Digelar Serentak di 59 Titik


JAKARTA – Badan Kepegawaian Nasional (BKN) akhirnya menentukan jadwal terbaru seleksi kompetensi bidang (SKB) calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018 setelah sebelumnya jadwal pada beberapa instansi mundur.

Pada jadwal sebelumnya SKB CPNS pada sejumlah instansi seharusnya digelar pada 4 Desember lalu. Adapun dalam jadwal baru ini rencananya SKB yang sempat tertunda akan dilaksanakan pekan depan.

“Tim pelaksana panselnas (panitia seleksi nasional) akan menyelenggarakan pelaksanaan SKB CPNS 2018 serentak sedikitnya pada 59 titik lokasi. Pelaksanaan SKB tersebut rencananya akan diselenggarakan pada 8-15 Desember 2018,” kata Kepala Biro (Karo) Humas BKN Mo ham mad Rid wan di Jakarta kemarin.

Ridwan mengatakan bah wa pihak kepolisian akan mengawal proses SKB 2018 baik secara fisik maupun sistem. Hal ini sebagaimana MoU yang telah ditandatangani antara pa nitia seleksi nasional (pansel nas) CPNS dan kepolisian.

“Polri juga berkomitmen melakukan cegah tangkal terhadap upaya-upaya yang bertujuan mengganggu kelancaran pelaksanaan seleksi penerimaan CPNS ini. Dengan demikian segala bentuk kecurangan dan gangguan akan disikapi secara tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarRidwan.

Lebih lanjut dia menyebut bahwa peserta SKB CPNS 2018 tersebut didominasi pelamar umum. Jumlah pelamar umum yang akan mengikuti SKB CPNS sebanyak 1.574.871. “Lalu pada urutan kedua pelamar dari jalur khusus eks tenaga honorer KII sebanyak 4.554.

Jumlah tersebut meru pakan akumulasi hasil rekonsili asi data hasil SKD dengan me kanisme passing grade dan pemeringkatan,” ungkapnya. Sebelumnya kemoloran SKB pada beberapa instansi disebabkan tender fasilitas tes ti - dak bisa dilakukan sesuai dengan jadwal.

Selain itu peralatan untuk SKB juga tidak dapat di lakukan dengan cepat. “Kita kan masih harus mobilisasi laptop, komputer, dan lainnya meskipun tidak sebanyak saat seleksi kompetensi dasar (SKD). Kalau tidak salah sekitar 700.000-an. Tapi tetap bu tuh waktu,” ungkapnya.

Meski begitu Ridwan mengatakan tidak menutup kemungkinan bagi instansi melakukan SKB sesuai jadwal atau bahkan mendahului. Hal ini dimungkinkan bagi instansi yang melakukan SKB di Kantor Regional atau UPT BKN.

Selain itu untuk instansi yang man diri menggunakan fasilitas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), yak ni fasilitas UNBK. “Tapi itu juga belum dapat dipastikan karena instansi yang sebelumnya (saat SKB) mandiri ataupun meng gu nakan UNBK bisa jadi berubah meng gunakan fasilitas BKN.

Sementara yang melakukan Kanreg BKN sudah ada yang mulai besok (hari ini). Diantaranya di Kanreg Pekan baru77orang, Kan reg Bandung 58 orang, Kanreg Yogyakarta 141 orang, Kanreg Makassar 92 orang, dan BKN Pusat 357 orang,” paparnya. Dia menjelaskan bahwa tidak berbeda dengan seleksi kompetensi dasar (SKD), SKB juga menggunakan sistem computer assisted test (CAT).

Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengatakan pansel CPNS baik dipusat maupun daerah wajib menggunakan CAT BKN. “Rencana titik lokasi yang akan digunakan di antaranya station CAT pada Kantor BKN Pusat. Lalu seluruh station CAT yang berada pada Kantor Regional dan Unit Pelaksana Teknis BKN di daerah karena sudah siap secara m a tang,” jelasnya.

dita angga